Menhan AS: Operasi Militer ke Suriah Balas Serangan ISIS
📅 Minggu, 21 Des 2025, 08:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP
JAKARTA - Amerika Serikat berdalih operasi militernya di Suriah pada Jumat (19/12) untuk membalas atas serangan mematikan ISIS pada 13 Desember terhadap pasukan AS di Palmyra.
"Hari ini, pasukan AS memulai Operasi Hawkeye Strike di Suriah untuk menumpas para petempur, infrastruktur, dan lokasi persenjataan ISIS," kata Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth di platform X.
Operasi itu disebut sebagai balasan langsung atas serangan yang menargetkan personel AS yang ditempatkan di wilayah timur Suriah.
"Ini bukan awal sebuah perang — ini adalah deklarasi pembalasan," kata Hegseth, seraya menambahkan bahwa AS "tak akan pernah ragu dan tak akan pernah kendur" untuk melindungi rakyatnya.
Ia mengatakan AS telah "memburu dan menewaskan" sejumlah individu dalam serangan itu dan mengisyaratkan bahwa tindakan seperti itu akan dilanjutkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Jika Anda menargetkan orang Amerika — di mana pun di dunia — Anda akan menghabiskan sisa hidup Anda yang singkat dan penuh kecemasan dengan mengetahui bahwa Amerika Serikat akan memburu Anda, menemukan Anda, dan membunuh Anda tanpa ampun," kata Hegseth, memperingatkan.
Lokasi persis operasi militer itu serta jumlah korban dan perincian lainnya belum diungkapkan.
Serangan kelompok teroris ISIS (Daesh) yang mematikan awal bulan ini di Suriah menewaskan dua tentara AS dan seorang warga sipil.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!