Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Banyak Tokoh Global Diangkat Jadi Dewan Penasihat, CEO Danantara Ungkap Alasannya

📅 Senin, 24 Mar 2025, 19:51 WIB | Oleh:
Banyak Tokoh Global Diangkat Jadi Dewan Penasihat, CEO Danantara Ungkap Alasannya Doc: antara foto
Ket. Meet The Team Danantara Indonesia di Jakarta, Senin (24/3).

JAKARTA - Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan beragam alasan terkait banyaknya tokoh global yang mengisi posisi dalam kepengurusan Danantara, khususnya Dewan Penasihat.

Ia menjelaskan bahwa nama-nama tersebut tidak dengan sendiri merisikokan dirinya untuk masuk ke Danantara.

Mereka telah mempertimbangkan dengan matang dan meyakini bahwa Danantara merupakan suatu sovereign wealth fund (SWF) yang dibentuk untuk tujuan yang baik, katanya dalam dalam Meet The Team Danantara Indonesia di Jakarta, Senin (24/3).

“Mereka berbicara kepada kami baik secara strukturnya, filosofi, risk dan compliance-nya mereka ingin tahu. Mereka tidak serta merta pada saat kita tanya mereka bilang mau (gabung Danantara). Prosesnya cukup dalam karena mereka perlu dapat clearence dari tempat mereka bekerja bahkan dari negaranya karena ini adalah state fund,” ujar Rosan.

Dalam kesempatan sama, Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara Pandu Sjahrir menyampaikan bahwa pertimbangan untuk memasukkan tokoh global ke struktur BPI Danantara, seiring keperluan mewaspadai risiko makroekonomi dan geopolitik yang semakin besar.

Dengan demikian, lanjutnya, dibutuhkan tokoh-tokoh internasional sebagai penasihat.

"Karena kita tahu bahwa makro risk semakin besar, geopolitical risk semakin besar, maka we need these advisors to give us masukan-masukan tersebut,” ujar Pandu.

Ia memastikan bahwa sejumlah tokoh yang masuk di dalam kepengurusan BPI Danantara merupakan orang yang profesional di bidangnya dan tidak ada nama- nama titipan.

“All professional, tidak ada titipan-titipan, semua adalah yang terbaik di bidangnya dan global,” ujar Pandu.

BPI Danantara telah mengumumkan struktur kepengurusan lengkap di Jakarta, Senin (24/3).

Dalam jajaran Dewan Penasihat, diisi oleh sejumlah tokoh global, di antaranya Ray Dalio, Helman Sitohang, Jeffrey Sachs, Chapman Taylor??????, serta Thaksin Shinawatra.

Rosan menyampaikan bahwa struktur kepengurusan saat ini masih dapat berkembang seiring berjalannya waktu ke depan.

"Nama- nama ini masih akan terus berkembang. Kami akan terus meng-update nama- nama baru yang menjadi bagian dari Danantara," ujar Rosan.

Pihaknya meyakini bahwa nama- nama dalam struktur kepengurusan ini akan memberikan sinyal positif bagi perekonomian nasional dan dapat memberikan kebaikan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Jakarta Siapkan Diri Menuju...
Luar Negeri
Eropa Siap Dorong Perdamaia...
Nasional
Asia Kuasai Produksi Perika...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
Kabar Baik untuk UMKM, Sertifikat Halal Self-Declare Dijamin Terbit dalam 1x24 Jam

Kabar Baik untuk UMKM, Sertifikat Halal Self-Declare Dijamin Terbit dalam 1x24 Jam

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.