Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Update KJRI Jeddah: Penanganan Korban Kecelakaan Bus Jemaah Umrah Indonesia

📅 Minggu, 23 Mar 2025, 03:30 WIB | Oleh:
Update KJRI Jeddah: Penanganan Korban Kecelakaan Bus Jemaah Umrah Indonesia Doc: Pexels
Ket. Ilustrasi kecelakaan bus

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah terus memberikan pendampingan intensif terhadap para jemaah umrah asal Indonesia yang menjadi korban kecelakaan bus di Arab Saudi pada 21 Maret 2025.

Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron Ambari, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi dari Kepolisian Lalu Lintas Provinsi Mekkah dengan nomor 6003847369. Laporan tersebut menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi saat sebuah Jeep Land Cruiser double cabin dari arah berlawanan melintasi median jalan dan menabrak bus yang mengangkut jemaah asal Indonesia. Benturan keras menyebabkan kedua kendaraan terbakar dan bus terguling.

Jeep yang bernomor polisi asal Qatar itu dikemudikan oleh seorang warga negara Pakistan, dengan satu penumpang asal Bangladesh. Keduanya meninggal dunia di tempat kejadian.

“Ini merupakan koreksi dari informasi awal yang menyebut bus menabrak jeep yang menyalip, serta korban di jeep adalah dua WN Bangladesh,” jelas Yusron dalam keterangan pers, Sabtu (22/3).

Enam WNI Meninggal Dunia, Dimakamkan di Arab Saudi

Yusron juga menyampaikan bahwa total terdapat enam Warga Negara Indonesia (WNI) yang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Empat di antaranya berasal dari satu keluarga, yakni:

Kementerian Luar Negeri RI telah berkomunikasi dengan pihak keluarga, dan permintaan pemakaman keempat jenazah di Arab Saudi telah disetujui oleh keluarga.

Dua korban lainnya adalah Eny Soedarwati dan Dian Novita. Jenazah Eny juga akan dimakamkan di Arab Saudi sesuai permintaan keluarga, sementara lokasi pemakaman Dian Novita masih dalam proses keputusan keluarga.

“KJRI Jeddah telah mendapatkan jaminan dari Kementerian Luar Negeri Arab Saudi bahwa proses pemulasaraan jenazah akan dipercepat,” tegas Yusron.

Tiga Korban Luka Masih Dirawat

Tiga jemaah yang mengalami luka serius saat ini masih menjalani perawatan medis, yaitu:

  • Fabian, yang mengalami luka bakar hingga 60% namun tidak mengalami cedera organ dalam. Ia telah merespons saat diajak berkomunikasi dan akan segera dipindahkan ke rumah sakit dengan fasilitas lebih lengkap. Orang tua Fabian dijadwalkan tiba malam ini untuk menemaninya. Diketahui, Fabian berangkat umrah bersama budenya, almarhumah Eny Soedarwati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.