Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Harus Manfaatkan ‘Resetting’ Ekonomi Global

📅 Rabu, 19 Mar 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Indonesia Harus Manfaatkan ‘Resetting’ Ekonomi Global Doc: antara
Ket. Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza

Jakarta - Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menyatakan Indonesia bisa memanfaatkan proses 'penataan ulang' (resetting) ekonomi global untuk memperkuat kualitas neraca dagang, sehingga lebih banyak memberi keuntungan.

"Makanya kita berharap peluang ini bisa dimanfaatkan betul oleh industri untuk bisa masuk ke dalam proses baru resetting ekonomi global ini," kata dia ditemui usai acara Bazar Ramadhan 2025 di Jakarta, Selasa (18/3).

Seperti dikutip dari Antara, menurutnya, negara yang tengah melakukan resetting perdagangan yakni Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok, sehingga fenomena ini bisa dimanfaatkan Indonesia dengan mengisi pasar di negara-negara yang mengalami tekanan dari perubahan ekonomi global tersebut.

Pemanfaatan pasar dan penguatan neraca dagang Indonesia salah satunya dengan mendorong ekspor produk makanan dan minuman (mamin), mengingat sektor tersebut merupakan salah satu industri unggulan.

"Industri mamin salah satunya menurut saya menjadi keunggulan kita untuk bisa mengisi kebutuhan pasokan pangan maupun pasokan makanan minuman global. Mudah-mudahan ini juga di-support oleh bahan-bahannya," katanya.

Peneliti pada Pusat Ekonomi Makro dan Keuangan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Ragimun menyatakan pemerintah perlu memperbanyak (diversifikasi) produk olahan nonmigas dan mencari pasar ekspor baru atau memperkuatnya, guna menjaga neraca dagang Indonesia.

Dirinya dihubungi di Jakarta, Senin (17/3) menyatakan merujuk pada neraca perdagangan Indonesia yang pada Februari 2025 berhasil mencatatkan surplus sebesar 3,12 miliar dolar AS atau Rp52,4 triliun (kurs Rp16.380), hal ini menjadi sinyal positif majunya sektor pengolahan nonmigas dalam negeri.

"Ya bagus surplus, apalagi sektor nonmigas. Berarti menunjukkan beberapa komoditas sedang mengalami rising star. Hanya saja biasanya negara tujuannya itu-itu saja, seperti Amerika Serikat, China atau India," katanya.

1742318871_ab71d5b5ce2eb8088177.jpg

Industri Domestik

Lebih lanjut, Faisol Riza menjamin produk makanan dan minuman olahan yang diproduksi oleh industri domestik tersedia secara cukup, guna memenuhi kebutuhan masyarakat pada periode Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah.

Ia mengatakan, guna menjamin ketersediaan produk makanan dan minuman olahan, pihaknya melakukan berbagai upaya strategis, seperti halnya menjamin pasokan bahan baku industri melalui penyusunan neraca komoditas.

"Berdasarkan hasil rapat koordinasi pantauan pasokan bahan pangan pokok untuk momen hari besar keagamaan nasional bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri relatif terjaga dengan baik," katanya.

Dikatakan dia, pihaknya juga mendorong Bulog dan ID FOOD, bekerja sama dengan PT Pos Indonesia untuk menyebarkan bahan pokok, sehingga dapat memperpendek rantai distribusi, khususnya minyak goreng yang meningkat hingga dua kali lipat saat periode Lebaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.