Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sekolah Rakyat Diusulkan Pakai Dana Swasta, Ini Tanggapan Mensos

📅 Selasa, 18 Mar 2025, 23:18 WIB | Oleh:
Sekolah Rakyat Diusulkan Pakai Dana Swasta, Ini Tanggapan Mensos Doc: Istimewa
Ket. Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf, saat membahas soal Sekolah Rakyat, di Jakarta, Selasa (18/3).

JAKARTA - Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko, mengusulkan program Sekolah Rakyat bisa menggunakan dana dari swasta. Pihaknya siap untuk menggalang dana dari swasta agar bisa membantu pembiayaan Sekolah Rakyat.

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf, menyambut baik masukan serta sinergi dari BP Taskin, termasuk untuk pembiayaan swasta. Meski demikian, hal tersebut masih harus menunggu keputusan presiden.

“Kalau tadi disebut pak Budiman ada swasta dan lain-lain namun masih harus tunggu arahan presiden, sepenuhnya atas persetujuan presiden. Juli 2026 bisa kita mulai, sekarang kita identifikasi,” ujar Mensos, di Jakarta, Selasa (18/3).

Dia berharap agar program ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. Menurutnya, program ini adalah investasi jangka panjang untuk generasi masa depan.

“Anak-anak yang lulus dari Sekolah Rakyat tidak hanya mendapatkan ijazah, tetapi juga keterampilan yang memungkinkan mereka bekerja atau melanjutkan pendidikan lebih tinggi,” tuturnya.

Sebagai informasi, Program Sekolah Rakyat merupakan respons terhadap arahan Presiden untuk menyediakan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. Untuk mendukung program ini, pemerintah telah mengalokasikan 100 miliar rupiah yang akan digunakan untuk operasional dan pendidikan di sekolah-sekolah tersebut.

Kepala BP Taskin, Budiman Sujatmiko, menerangkan, ada puluhan triliun dana CSR yang bisa dimanfaatkan untuk menyokong pembiayaan kegiatan belajar mengajar. Menurut data Bappenas, ada 80 triliun rupiah dana CSR yang bergulir setiap tahun dari swasta dan 10 triliun rupiah dari BUMN.

"Nah, kita bisa manfaatkan untuk pengentasan kemiskinan dan pembangunan sekolah rakyat,” jelasnya.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono memastikan, bahwa Kemensos siap menjalankan program ini di lapangan dengan memastikan pendampingan sosial, penyediaan akses pendidikan, serta integrasi dengan program pemberdayaan lainnya. Sekolah Rakyat harus menjadi tempat yang nyaman, aman, dan berkualitas.

“Kami tidak hanya akan membangun sekolah, tetapi juga memastikan bahwa anak-anak ini benar-benar mendapatkan manfaat optimal dari pendidikan yang diberikan," terangnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.