Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Kalsel dan Menko Polkam Bahas Penanganan Karhutla

📅 Kamis, 13 Mar 2025, 23:23 WIB | Oleh:
Pemprov Kalsel dan Menko Polkam Bahas Penanganan Karhutla Doc: Antara

Banjarmasin - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Polkam) Budi Gunawan, BNPB, dan BMKG membahas penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jakarta, Kamis.

1741882244_3a85601fda5a6ae58a50.jpg

“Rapat koordinasi penanganan karhutla dipimpin oleh Menko Polkam, turut dihadiri sejumlah menteri, perwakilan lembaga terkait, unsur TNI, Polri, dan kejaksaan,” kata Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalsel Ahmad Bagiawan dalam keterangannya di Banjarmasin, Kamis malam.

Ia menyebutkan pembahasan tersebut dilaksanakan dalam agenda Rakor Tingkat Menteri Pembahasan Launching Desk Koordinasi Penanganan Karhutla dan Launching Desk Koordinasi Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).

“Kami menyatakan kesiapan penuh dalam menghadapi potensi bencana karhutla tahun ini. Kami telah menyiapkan langkah strategis untuk mengantisipasi karhutla,” ujarnya.

Bagiawan memastikan pihaknya berkoordinasi intens dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, serta lembaga terkait dalam memitigasi bencana karhutla.

Dia menuturkan, BPBD Kalsel menyiapkan dan rutin untuk tahun ini sebesar Rp23 miliar untuk penanggulangan bencana, seperti karhutla, banjir, dan angin puting beliung.

Selain itu, kata Bagiawan, pemerintah daerah setempat juga menyiapkan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp300 miliar yang dapat digunakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ia juga mengapresiasi BPBD Kalsel yang telah menyusun dokumen kontingensi karhutla untuk periode 2025-2027, berisi tentang strategi dan langkah yang akan menjadi acuan dalam menangani karhutla secara efektif.

"Kami berharap tahun ini tidak terjadi karhutla yang meluas seperti yang pernah terjadi pada 2023, karena dampaknya sangat besar terhadap kesehatan masyarakat, aktivitas penerbangan, maupun hubungan dengan negara tetangga,” tutur Bagiawan.

Dalam rakor itu BMKG menyampaikan prakiraan cuaca yang dapat menjadi acuan dalam langkah pencegahan dan mitigasi karhutla di daerah rawan seperti di Provinsi Kalsel.

Kemudian, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga menekankan penting kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi seperti karhutla saat memasuki kemarau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.