Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Batal Disetop, AS Kembali Lanjutkan Bantuan Militer untuk Ukraina Usai Pertemuan Riyadh

📅 Kamis, 13 Mar 2025, 14:38 WIB | Oleh:
Batal Disetop, AS Kembali Lanjutkan Bantuan Militer untuk Ukraina Usai Pertemuan Riyadh Doc: istimewa
Ket. Presiden AS, Donald Trump

WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) di bawah pemerintahan Donald Trump telah melanjutkan bantuan peralatan militer dan intelijen untuk Ukraina setelah Kiev menerima usulan gencatan senjata 30 hari yang diusulkan oleh AS, menurut Gedung Putih pada Rabu waktu setempat.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS James Hewitt mengonfirmasi kepada Anadolu bahwa bantuan telah dilanjutkan, hanya satu hari setelah terobosan besar diraih selama pembicaraan antara delegasi AS dan Ukraina di Arab Saudi.

Pengiriman bantuan tersebut, yang sebelumnya disetujui di bawah administrasi Biden, termasuk peluru artileri, senjata anti-tank dan sistem roket artileri mobilitas tinggi (HIMARS), ungkap seorang pejabat AS, yang enggan disebutkan namanya, kepada CNN.

Pengiriman senjata tersebut sempat dihentikan sejak pertemuan antara Presiden Donald Trump, Wakil Presiden AS JD Vance dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Ruang Oval pada 28 Februari, ketika para pemimpin Amerika tersebut memarahi Zelenskyy karena diduga tidak berterima kasih atas bantuan AS selama bertahun-tahun.

Kunjungan Gedung Putih itu kemudian dibatalkan tak lama setelah perselisihan publik, yang jarang terjadi itu, membuat kesepakatan tentang pengembangan deposit mineral kritis Ukraina yang akan ditandatangani hari itu tidak terpenuhi, namun negosiasi tetap berlanjut.

Sementara itu, Utusan khusus Trump, Steve Witkoff, mengatakan pada Senin bahwa AS tidak pernah menghentikan aliran intelijen untuk tujuan pertahanan Ukraina di tengah pertikaian.

Bahkan, beberapa senjata, yang dibebaskan setelah pertemuan bilateral pada Selasa antara delegasi AS dan Ukraina di Arab Saudi, sudah berada di Polandia ketika Trump memerintahkan menghentikan bantuan militer, menurut CNN.

Menteri Pertahanan Polandia Pawe Zalewski pada Selasa mengatakan di media sosial X bahwa senjata yang disimpan di negara bagian Rzeszow, dekat perbatasan Ukraina, mulai mengalir lagi.

Pejabat Polandia itu mengatakan kepada CNN bahwa kontraktor di Ukraina yang membantu pasukan Kiev untuk melatih dan memelihara peralatan yang disediakan AS juga telah melanjutkan operasi.

Tidak jelas apakah mereka meninggalkan Ukraina ketika jeda bantuan diberlakukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...

Pariwisata Indonesia Catat Pertumbuhan Wisman dan Wisnus

31 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Wisata
Pariwisata Indonesia Catat ...

KKP dan Kemenkeu Perkuat Tata Kelola PNBP Perikanan Tangkap

36 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
KKP dan Kemenkeu Perkuat Ta...
Ekonomi
IHSG Dibuka Menguat 0,13 Pe...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.