Pemprov Papua Barat Daya Gratiskan Operasi Katarak untuk Tingkatkan Akses Kesehatan dan Pulihkan Penglihatan Warga
📅 Senin, 29 Jun 2026, 17:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aimas - Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menggratiskan layanan operasi katarak bagi masyarakat sebagai upaya meningkatkan akses pelayanan kesehatan sekaligus memulihkan kualitas hidup warga yang mengalami gangguan penglihatan.
Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu di Aimas, Kabupaten Sorong, Senin (29/6), mengatakan program tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam membantu masyarakat yang tidak mampu membiayai operasi katarak.
"Ini bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat yang tidak mampu membiayai operasi katarak. Kami juga ingin mengedukasi masyarakat bahwa katarak bisa ditangani dan dipulihkan melalui tindakan operasi," katanya.
Ia berharap para pasien yang telah menjalani operasi dapat kembali beraktivitas secara normal, lebih produktif, serta meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
"Kami berharap setelah operasi mereka kembali percaya diri dan produktivitasnya meningkat. Bagi pasien yang membutuhkan operasi pada kedua mata, pemerintah juga akan mengupayakan penanganan lanjutan agar penglihatannya kembali normal," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Papua Barat Daya Jan Pieter E.A. Kambu mengatakan kegiatan operasi katarak gratis merupakan bagian dari kewajiban pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Ia menjelaskan jumlah pendaftar operasi katarak mencapai lebih dari 110 orang. Hingga Senin siang, sebanyak 29 pasien telah menjalani operasi, sementara pelayanan masih berlangsung hingga 1 Juli 2026.
"Operasi masih berjalan hari ini, besok, hingga 1 Juli. Setelah itu pasien akan menjalani observasi untuk memastikan kondisi pasca-operasi," katanya.
Menurut dia, kegiatan tersebut didukung 10 dokter spesialis mata yang terdiri atas tujuh dokter dari Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung dan tiga dokter spesialis mata dari Papua Barat Daya.Jan Pieter mengimbau masyarakat yang mengalami gejala katarak agar tidak ragu memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan, sehingga dapat memperoleh penanganan lebih dini.
Ia menjelaskan katarak umumnya dipengaruhi faktor usia, namun juga dapat dipicu oleh penyakit tertentu, seperti diabetes maupun kurangnya asupan gizi yang baik.
"Kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan mata dan segera memeriksakan diri apabila mengalami gangguan penglihatan, sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin," ujarnya.
Operasi katarak itu berlangsung di RSUD John Piet Wanane Kabupaten Sorong dan akan berlangsung hingga 1 Juli 2026.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!