Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kopi, si “Emas hijau” yang Menjadi Media Lukis di Tanah Papua

📅 Jumat, 07 Mar 2025, 14:35 WIB | Oleh:

Kulit kayu yang digunakan untuk media lukis ini biasa disebut oleh masyarakat Jayapura, khususnya Sentani, sebagai Khombouw. Khombow merupakan kerajinan tradisional yang diwariskan nenek moyang masyarakat Sentani.

Secara umum, teknik melukis menggunakan kopi mungkin sudah ada yang menerapkannya dengan menggunakan media kertas maupun kanvas, sedangkan media kulit kayu, mungkin hanya ada di masyarakat yang masih memelihara kearifan tradisional, sehingga mampu menghasilkan sebuah maha karya seni yang mengagumkan.

Ketika ditemui, Nancy mencoba menggambarkan sesosok perempuan gunung atau Papua Pegunungan yang sedang duduk menggunakan pakaian tradisional, dengan asesoris noken sebagai busana utama, sambil memegang kopi atau emas hijau.

Beberapa karyanya yang sudah selesai dikerjakan, saat ini terpajang bersama 10 lukisan lainnya di studio miliknya di sebuah gang di Wamena.

Kemampuan perempuan itu melukis diperoleh dari sang ayah yang juga seorang seniman lukis dari Wamena, namun berdarah Maluku.

Untuk membuat satu lukisan dengan menggabungkan kopi sebagai media lukis membutuhkan waktu satu bulan untuk menyelesaikannya.

Warna coklat pada kopi bubuk itu dipertahankan dan disesuaikan dengan lukisan yang dibuat untuk menghasilkan satu karya yang bagus.

Karyanya ini pun mendapatkan penghargaan dan decak kagum dari masyarakat yang datang melihat, termasuk Penjabat Gubernur Papua Pegunungan Velix V Wanggai dan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Papua Pegunungan Herwin M Wanggai, ketika berkunjung ke tempatnya.

Kemampuan Nancy Imelda Nahuway sangat luar biasa, karena mampu melukis dengan metode modern, namun divisualisasikan di atas media tradisional, yakni kulit kayu.

Apalagi, perempuan ini membuat lukisan di atas "kanvas" kulit kayu dengan menggunakan "cat" berbahan kopi bubuk.

Ketika menyaksikan karya lukisan itu, termasuk memperhatikan prosesnya yang sangat rumit, Penjabat Gubernur Papua Pegunungan Velix V Wanggai hanya menyampaikan kalimat bahwa karya itu sangat luar biasa.

Tentu kemampuan Nancy ini perlu mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah, sehingga mampu menghasilkan karya seni lukis lainnya.

Keterampilan seni seperti Nancy, menurut Velix, sangat jarang ada, sehingga perlu mendapat perhatian dari pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.