Kopi, si “Emas hijau” yang Menjadi Media Lukis di Tanah Papua
📅 Jumat, 07 Mar 2025, 14:35 WIB | Oleh: SriyonoSebagai keterampilan rintisan, Pemperov Papua Pegunungan belum bisa berbuat banyak atas karya yang kini dikerjakan oleh Nancy. Hanya saja, pemerintah daerah terus mendukung setiap upaya kreatif yang dilakukan oleh warganya.
Kemampuan melukis dari perempuan berdarah campuran Papua dengan Maluku itu terus dipertahankan sebagai salah satu usaha mengembangkan kreativitas, sekaligus juga memiliki menggali nilai ekonomi kreatif dari bahan dasar yang dimiliki oleh daerah itu.
Ketika karya seni ini semakin dikenal dan semakin banyak yang meminati untuk dikoleksi, maka pundi-pundi uang akan mengalir ke Papua, saat ada wisatawan asing maupun Nusantara berkunjung ke lokasi itu.
Bagi Ketua TP PKK Papua Pegunungan Herwin M Wanggai, keterampilan Nancy itu perlu muncul dari perempuan-perempuan lain di Papua Pegunungan, untuk melestarikan kekayaan budaya lokal, sekaligus menjadi ajang peningkatan kesejahteraan warga melalui pengembangan ekonomi kreatif. Nancy Imelda Nahuway menjadi contoh bagi perempuan lain di Papua Pegunungan untuk bisa berkreasi dengan caranya dalam menampilkan sesuatu yang baik dan tentu mampu meningkatkan kesejahteraan bagi pelakunya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia berencana mengembangkan seni lukis ini untuk nantinya dapat dipamerkan pada Festival Lembah Baliem, sekaligus untuk dijual ketika ada wisatawan asing maupun Nusantara yang tertarik.
Papua Pegunungan, sebagai daerah otonomi baru atau DOB, kawasannya berada di pedalaman Papua yang jauh dari hiruk pikuk suasana kota yang ramai, namun, di balik hutannya yang lebat itu tersimpan sejuta potensi budaya dan adat dari alamnya yang luar biasa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!