Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gen Perlindungan Terhadap Malaria Turunkan Kelangsungan Hidup

📅 Jumat, 28 Feb 2025, 06:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gen Perlindungan Terhadap Malaria Turunkan Kelangsungan Hidup Doc: Wikimedia Commons

Ilmuwan telah menemukan varian gen terkait kanker yang unik bagi orang-orang keturunan Afrika. Para peneliti juga meneliti gen mereka yang memberi perlindungan terhadap malaria, yang dikaitkan dengan berkurangnya kelangsungan hidup kanker.

Melissa Davis, ahli genetika Sekolah Kedokteran Morehouse yang memimpin salah satu kolaborasi internasional terbesar dalam penelitian disparitas kanker payudara telah menemukan bahwa varian dalam gen yang disebut DARC yang mengendalikan peradangan, pendorong utama kanker menyebabkan gen tersebut diekspresikan pada tingkat yang lebih rendah pada orang-orang dengan keturunan Afrika Barat sub-Sahara.

1740669277_24093f5274fbab4c4971.jpg

(Foto: Yasuyoshi CHIBA / AFP)

Gena DARC diekspresikan dalam sel darah merah dan tumor. Dalam sel darah merah, gen ini menghasilkan protein yang dapat diserang oleh parasit malaria, sebuah penyakit malaria disebabkan oleh infeksi parasit plasmodium.

Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina, yang beredar pada petang sampai pagi hari. Parasit ini akan menetap di organ hati, berkembang biak, kemudian menyerang sel-sel darah merah.

Ekspresi DARC yang rendah pada orang-orang dengan keturunan Afrika Barat sub-Sahara berevolusi secara selektif karena malaria merupakan penyakit endemik di wilayah tersebut. Namun, ada kerugiannya tingkat DARC yang lebih rendah pada tumor dikaitkan dengan berkurangnya kelangsungan hidup kanker.

Davis mengajukan paten untuk uji guna mengukur ekspresi DARC, yang, jika dikembangkan, dapat membantu menentukan rencana pengobatan kanker bagi perempuan kulit hitam. Selain DARC, para peneliti juga meneliti bagaimana varian pada gen penekan tumor BRCA1 dan BRCA2 yang telah dipelajari secara lebih luas pada kelompok lain memengaruhi wanita kulit hitam.

Beberapa varian pada gen penekan tumor BRCA1 dan BRCA2 ditemukan lazim pada wanita kulit hitam dengan kanker payudara di Florida, menurut sebuah studi tahun 2015 yang dilakukan oleh para peneliti di University of Florida. Penulis studi tersebut menyarankan bahwa mungkin bermanfaat bagi wanita kulit hitam yang mengembangkan kanker payudara pada usia 50 tahun atau lebih muda untuk menjalani skrining BRCA.

Dan para peneliti di African Ancestry Breast Cancer Genetic Consortium, yang dipimpin oleh Vanderbilt University Medical Center, menerbitkan temuan pada bulan Mei lalu dari apa yang mereka katakan mungkin merupakan studi asosiasi genom terbesar pada wanita dengan keturunan Afrika untuk kanker payudara.  hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

25 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.