Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Operasi Robotic Skin Sparing Mastectomy Angkat Kanker Payudara dengan Pertahankan Bentuk Alaminya

📅 Jumat, 10 Okt 2025, 19:15 WIB | Oleh:
 Operasi Robotic Skin Sparing Mastectomy Angkat Kanker Payudara dengan Pertahankan Bentuk Alaminya Doc: Bundamedik
Ket. Sesi diskusi dalam acara peluncuran Operasi Robotic Skin Sparing Mastectomy Pertama di Indonesia di Jakarta (10/10). PT Bundamedik Tbk (BMHS) melalui RSU Bunda Jakarta telah berhasil menjalankan operasi Robotic Skin Sparing Mastectomy untuk yang pertama di Indonesia pada 16 Agustus 2025.

JAKARTA - Berdasarkan penelitian World Cancer Research Fund2022, kanker payudara menempati urutan kedua sebagai jenis kanker yang paling banyak diderita secara global. Data Global Cancer Observatory 2022 memperkuat kondisi tersebut dan mencatat kanker payudara sebagai jenis kanker dengan jumlah kasus baru tertinggi di Indonesia, yakni 66.271 kasus.

Di tanah air kanker payudara menjadi penyebab kematian tertinggi akibat kanker pada perempuan, melampaui kanker serviks dan ovarium. Meski begitu beberapa berhasil sembuh, namun rekonstruksi payudara pasca operasi masih menjadi tantangan besar, tidak hanya karena tingkat kerumitannya yang tinggi, namun juga dari sisi estetika hasilnya.

“Hal ini menegaskan urgensi hadirnya inovasi tata laksana kanker yang bukan hanya efektif secara medis, tetapi juga mampu menjaga kualitas hidup pasien dalam jangka Panjang,” kata President Commissioner PT Bundamedik Tbk Dr. dr. Ivan Rizal Sini, Sp.OG, FRANZCOG, GDRM, MMIS, melalui keterangannya pada hari Jumat (10/10).

Menjawab kebutuhan akan tata laksana kanker payudara, PT Bundamedik Tbk (BMHS) melalui RSU Bunda Jakarta berhasil menjalankan operasi Robotic Skin Sparing Mastectomy atau prosedur mastektomi minimal invasif yang menggunakan bedah robotik untuk mengangkat jaringan kanker di payudara, dengan tetap mempertahankan estetika bentuk anatomi alami payudara. Dilaksanakan pada 16 Agustus 2025, prosedur ini menjadi yang pertama dalam sejarah di Indonesia. 

Hadirnya Inovasi ini sejalan dengan komitmen BMHS dalam menghadirkan layanan kesehatan berbasis Holistic Family Care yang menempatkan kualitas hidup pasien sebagai prioritas. Pencapaian ini disebut menegaskan visi jangka panjang BMHS untuk menghadirkan layanan kesehatan berstandar internasional.

“Sejak 2012, kami telah menjadi pionir bedah robotik di Indonesia, dan kini fokus kami tidak hanya pada inovasi teknologi, tetapi juga pembangunan ekosistem menyeluruh, mulai dari tim multidisiplin, infrastruktur, hingga edukasi pasien, agar layanan robotic surgery menjadi solusi yang aman, presisi, dan berdaya saing global,” ungkapnya.

“Melalui investasi berkelanjutan, efisiensi operasional, dan kemitraan strategis, kami ingin memastikan inovasi ini memberi manfaat nyata bagi pasien sekaligus memperkuat posisi BMHS sebagai penyedia layanan kesehatan dengan standar kelas dunia,” imbuh dr. Ivan.

Keberhasilan operasi ini merupakan hasil kolaborasi tim multidisiplin RSU Bunda Jakarta, yang melibatkan dokter onkologi, dokter bedah plastik rekonstruksi, anestesi, radiologi, serta perawat terlatih. Dengan koordinasi lintas keahlian, prosedur dapat berjalan lancar tanpa komplikasi intraoperatif, sekaligus menunjukkan kesiapan RSU Bunda Jakarta dalam mengadopsi teknologi medis terkini. 

Dokter Spesialis Bedah Onkologi RSU Bunda Jakarta dr. Reza Musmarliansyah, Sp.B, Subsp.Onk (K). FICRS,menjelaskan, teknologi bedah robotik memungkinkan pembedahan dengan tingkat presisi yang jauh lebih tinggi dibandingkan metode konvensional. Jaringan kanker dapat diangkat secara optimal sambil tetap mempertahankan jaringan sehat.

“Bagi pasien, keunggulan ini bukan hanya mengenai efektivitas medis, tetapi juga memberi pemulihan lebih cepat, menekan risiko komplikasi, dan menghasilkan hasil estetika yang lebih baik sehingga kualitas hidup pasca operasi tetap terjaga," paparnya.

Selain aspek medis, faktor estetika juga menjadi perhatian penting. dr. Afriyanti Sandhi, SpBP-RE, FLB, MARS, Dokter Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik RSU Bunda Jakarta menambahkan, dalam tata laksana tersebut, fokusnya tidak hanya mengangkat jaringan kanker, tetapi juga menghadirkan hasil rekonstruksi yang alami.

“Dengan mempertahankan anatomi sekaligus membentuk kembali payudara pada saat yang sama, pasien dapat melalui proses pemulihan dengan lebih cepat dan lebih percaya diri. Pendekatan multidisiplin ini memastikan pasien pulih tidak hanya secara fisik, tetapi juga psikologis," paparnya.

Teknologi robotik yang diadopsi RSU Bunda Jakarta menghadirkan standar baru dalam dunia pembedahan pada pasien kanker payudara. Dengan tangan robot yang mampu bergerak 360 derajat, kamera 3D berdefinisi tinggi yang mampu memperbesar area operasi hingga sepuluh kali lipat, serta sistem mengurangi tremor untuk stabilitas tindakan, dokter dapat bekerja dengan tingkat presisi yang sebelumnya sulit dicapai.

Keunggulan tersebut memungkinkan prosedur dilakukan melalui sayatan minimal berukuran 3–5 mm. Hal ini berdampak pada trauma operasi lebih ringan, risiko komplikasi lebih rendah, serta proses pemulihan yang lebih singkat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.