Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anggaran Terpangkas Rp11 Triliun, Kemenag Optimistis Tak Pengaruhi Pendidikan Agama

📅 Minggu, 16 Feb 2025, 12:43 WIB | Oleh:
Anggaran Terpangkas Rp11 Triliun, Kemenag Optimistis Tak Pengaruhi Pendidikan Agama Doc: antara foto
Ket. Staf Khusus Menteri Agama, Farid F Saenong di Padang, Minggu (16/2).

PADANG - Kementerian Agama (Kemenag) RI tetap optimistis efisiensi anggaran sebesar 11 triliun rupiah di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam secara signifikan tidak akan memengaruhi layanan pendidikan di Tanah Air.

"Secara keseluruhan efisiensi Kementerian Agama itu 14,6 triliun rupiah, dimana 11 triliun rupiah di antaranya dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam," kata Staf Khusus Menteri Agama, Farid F Saenong di Padang, Minggu (16/2).

Sebagai Staf Khusus Menteri Agama yang salah satunya membidangi pendidikan, Farid akan berupaya keras agar efisiensi tersebut tidak memengaruhi proses belajar mengajar anak didik di madrasah maupun di perguruan tinggi.

"Mudah-mudahan kita bisa menjalankan efisiensi anggaran ini dengan kerja dan kultur profesional, sehingga rencana yang dijalankan berhasil," ujarnya.

Menurut Farid, efisiensi anggaran menjadi tantangan besar bagi semua pihak, terutama Kemenag. Apalagi, Menteri Nasaruddin Umar baru saja memperoleh skor 92,8 persen sebagai menteri di Kabinet Merah Putih dengan tingkat kepuasan publik paling tinggi.

"Pak Menteri Agama menyampaikan akan terus mencoba memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat," ujar dia.

Di beberapa kesempatan, Menteri Agama menyampaikan kementerian itu memiliki kekhususan terkait dengan efisiensi anggaran. Meskipun demikian, Farid tidak menjelaskan secara detail kekhususan yang dimaksud.

"Yang pasti Menteri Agama akan selalu memperjuangkan rencana yang disusun mengingat Kemenag adalah kementerian yang bersifat vertikal dan berbeda dengan kementerian lain," ujarnya.

Sementara itu, Pakar Kebijakan Publik Universitas Andalas (Unand) Sumatera Barat Aidinil Zetra mengatakan implementasi Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025 harus tepat sasaran guna mewujudkan pembangunan yang merata di Tanah Air.

"Adanya efisiensi anggaran dalam pemerintahan Presiden Prabowo ini, kebijakan anggaran harus tepat sasaran," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.