Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Indonesia OPEC Dorong Sosialisasi Penggunaan CNG ke Masyarakat

3 Kamis, 07 Mei 2026, 15:27 WIB | Oleh:
Gubernur Indonesia OPEC Dorong Sosialisasi Penggunaan CNG ke Masyarakat Gubernur Indonesia OPEC Dorong Sosialisasi Penggunaan CNG ke Masyarakat Doc: Dokumentasi PT PGN

JAKARTA - Gubernur Indonesia OPEC, Widhyawan Prawiraatmadja, menilai penggunaan compressed natural gas (CNG) sebagai alternatif LPG perlu disosialisasikan kepada masyarakat. Penggunaan CNG saat ini masih bersifat alternatif, sehingga keberadaannya akan berdampingan dengan LPG di masyarakat.

"Kalau disebut alternatif, berarti nantinya di lapangan masih ada dua-duanya, yakni LPG dan CNG. Jadi masyarakat akan menentukan sendiri apakah mau beralih atau tetap menggunakan yang lama," kata dia, Kamis (7/5).

Menurut dia, agar masyarakat tertarik beralih ke CNG, pemerintah perlu memberikan insentif pada tahap awal. Insentif tersebut dapat berupa harga yang lebih murah atau bantuan penggunaan awal.

Ia mengingatkan, tantangan terbesar adalah ketika masyarakat sudah mulai mencoba, namun akhirnya enggan beralih karena berbagai kendala. Oleh sebab itu, aspek keterjangkauan dan kemudahan penggunaan menjadi faktor penting.

"Ada beberapa hal sederhana yang harus dipenuhi yaitu harga terjangkau, mudah didapat, dan mudah digunakan," ucap dia.

Ia juga menyoroti kemungkinan kendala teknis di lapangan, seperti ukuran tabung yang lebih besar dan penggunaan bagi UMKM. Ia menilai, hal tersebut perlu menjadi perhatian agar masyarakat tidak merasa terbebani saat beralih ke energi baru.

Selain itu, ia menekankan pentingnya jaminan pasokan CNG agar masyarakat tidak kesulitan memperoleh bahan bakar saat dibutuhkan. "Jangan sampai ketika habis, pasokannya tidak ada, itu bisa menjadi masalah besar bagi masyarakat," ujar dia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan bahwa pemerintah akan tetap memberikan subsidi, terutama untuk penggunaan CNG sebagaimana halnya LPG.

Ia menyatakan, kebijakan subsidi tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya keberpihakan kepada rakyat. Khususnya kelompok yang membutuhkan.

"Arahan Bapak Presiden, baik itu CNG maupun LPG akan selalu mengedepankan untuk membantu rakyat yang memang harus kita bantu. Dengan demikian, subsidi saya pastikan masih menjadi yang harus dilakukan untuk rakyat," ujar dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Terkonfirmasi, Jenderal LSP...
Nasional
Polri Tetapkan 3 Tersangka ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.