Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Jawab Donald Trump Soal Pengurangan Jumlah Senjata Nuklir

📅 Sabtu, 15 Feb 2025, 09:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Jawab Donald Trump Soal Pengurangan Jumlah Senjata Nuklir Doc: Antara
Ket. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Guo Jiakun dalam konferensi pers di Beijing, Jumat (14/2).

BEIJING - Tiongkok menjawab soal harapan Presiden AS Donald Trump yang mengusulkan pengurangan jumlah senjata nuklir maupun anggaran pertahanan AS, Russia dan Tiongkok.

"Tiongkok mengikuti kebijakan 'tidak menggunakan senjata nuklir lebih dahulu' dan strategi nuklir untuk pertahanan diri. Tiongkok selalu menjaga kekuatan nuklirnya pada tingkat minimum yang dipersyaratkan oleh keamanan nasional dan tidak pernah terlibat dalam perlombaan senjata dengan siapa pun," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Guo Jiakun dalam konferensi pers di Beijing, Jumat (14/2).

Presiden AS Donald Trump pada Kamis (13/2) mengatakan bahwa ia ingin memulai kembali perundingan pengendalian senjata nuklir dengan Russia dan Tiongkok dan berharap ketiga pemimpin negara tersebut dapat sepakat untuk memangkas anggaran pertahanan mereka yang sangat besar hingga setengahnya.

Trump menyesalkan ratusan miliar dolar AS yang digunakan untuk membangun kembali persenjataan nuklir di AS dan mengatakan bahwa ia berharap untuk mendapatkan komitmen dari musuh-musuh AS agar juga memangkas pengeluaran senjata nuklir mereka.

"Tiongkok siap bekerja sama dengan semua pihak untuk secara tegas mendukung rezim pengendalian senjata multilateral dengan PBB sebagai intinya dan berkontribusi pada perdamaian dan keamanan dunia," ungkap Guo Jiakun.

Guo Jiakun menyebut AS dan Rusia bersama-sama memiliki lebih dari 90 persen senjata nuklir dunia.

"Pelucutan senjata nuklir harus mengikuti prinsip dasar 'menjaga stabilitas strategis global' dan 'tidak mengurangi keamanan bagi semua'. Sebagai pemilik persenjataan nuklir terbesar di dunia, AS dan Russia harus sungguh-sungguh memenuhi tanggung jawab pelucutan senjata nuklir mereka," tambah Guo Jiakun.

AS dan Russia juga diharapkan untuk melakukan pemangkasan drastis dan substantif terhadap persenjataan nuklir mereka dan menciptakan kondisi yang diperlukan bagi negara-negara pemilik senjata nuklir lain untuk bergabung dalam proses pelucutan senjata nuklir.

"Mengenai anggaran pertahanan, izinkan saya menekankan bahwa pengeluaran militer AS mencapai 40 persen dari total pengeluaran dunia pada 2024, yang merupakan yang tertinggi di dunia, dan lebih tinggi daripada gabungan delapan negara," ungkap Guo Jiakun.

Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional AS tahun anggaran 2025, ungkap Guo Jiakun, meningkatkan anggaran militer menjadi sekitar 895 miliar dolar AS.

"AS yang menganjurkan 'America First', maka AS lah yang seharusnya menjadi pihak pertama yang memangkas anggaran militer," tambah Guo Jiakun.

Sedangkan pengeluaran pertahanan nasional Tiongkok, kata Guo Jiakun, dalam anggaran tahunan relatif rendah.

"Pengeluaran pertahanan per kapita Tiongkok dan per anggota layanan juga relatif rendah. Tiongkok berkomitmen untuk pembangunan yang damai dan mengikuti kebijakan pertahanan nasional yang defensif," ungkap Guo Jiakun.

Guo Jiakun juga menyebut Tiongkok adalah memainkan peran menjaga stabilitas di dunia yang bergejolak, kekuatan positif bagi keamanan internasional, dan pelaku dalam menjaga perdamaian. Pengeluaran pertahanan nasional Tiongkok disebut terbatas untuk menjaga kedaulatan, keamanan, kepentingan pembangunan dan untuk menegakkan perdamaian dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.