Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dubes di Garis Depan, Misi Besar Promosikan Indonesia ke Kancah Dunia

📅 Kamis, 13 Feb 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dubes di Garis Depan, Misi Besar Promosikan Indonesia ke Kancah Dunia Doc: istimewa
Ket. Para Dubes Berperan Penting Dorong Ekspor

JAKARTA – Duta besar (dubes) memiliki peran strategis memperkuat hubungan internasional, melindungi kepentingan nasional, dan meningkatkan kerja sama antarnegara. Para dubes juga diharapkan menjadi ujung tombak dalam memberikan gambaran positif mengenai perekonomian Indonesia selain mempromosikan ekspor dan investasi ke negara lain.

Dalam pembekalan yang digelar di Gedung Utama Kemenlu Jakarta, Selasa (11/2), Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan wawasan mengenai kondisi perekonomian global dan Indonesia serta peran penting instrumen fiskal APBN dalam mencapai tujuan bernegara. Dia pun menekankan kembali pentingnya perubahan struktural seperti hilirisasi untuk memperkuat perekonomian Indonesia, serta upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan, kesehatan dan program-program sosial.

“Saya berharap para calon duta besar akan bisa membawa Indonesia dan membuka hubungan diplomasi yang makin positif,” tuturnya.

Pada kesempatan sama, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak para calon Kepala Perwakilan Indonesia atau duta besar (dubes) untuk mendorong ekspor dan menarik investasi asing guna memperkuat industri pertanian nasional.

Mentan menyampaikan pentingnya peran para calon dubes untuk mendorong ekspor dan menarik investasi asing guna memperkuat industri pertanian serta memajukan sektor pertanian nasional. Dia menekankan peran vital diplomasi dalam memperluas pasar ekspor produk pertanian Indonesia serta menarik lebih banyak investor untuk mengembangkan industri hilirisasi pertanian.

"Indonesia memiliki beragam komoditas unggulan yang diminati pasar global. Dengan sinergi yang baik, kita dapat membuka pasar baru dan menggaet lebih banyak investor untuk membangun industri hilirisasi di dalam negeri,” ungkapnya.

Dia juga menyoroti pentingnya investasi dalam mendorong hilirisasi pertanian agar produk-produk Indonesia dapat diolah menjadi barang dengan nilai tambah yang lebih tinggi. Dia mencontohkan, selama ini Indonesia mengekspor kakao dan kacang mete dalam bentuk mentah, sementara Singapura mengolahnya menjadi cokelat dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Perluas Ekspor

Sementara itu, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso meminta kepada calon dubes bersinergi untuk memperluas pasar ekspor pada negara penempatan. Budi menyampaikan bahwa calon duta besar RI dapat membantu dalam mewujudkan target pertumbuhan ekspor sebesar 7,1 persen pada 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...

Erupsi Anak Krakatau: Bandara Dhoho Kediri Batalkan 2 Penerbangan

54 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Erupsi Anak Krakatau: Banda...
Advertisement
Erupsi 25 Jam Berakhir! PVMBG: Anak Krakatau Masih Berbahaya, Status Siaga Masih Berlaku

Erupsi 25 Jam Berakhir! PVMBG: Anak Krakatau Masih Berbahaya, Status Siaga Masih Berlaku

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.