Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengenaskan Terjepit Material Rumah, Tim SAR Gabungan Temukan Korban Kedua Tragedi Longsor Jombang

📅 Sabtu, 25 Jan 2025, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengenaskan Terjepit Material Rumah, Tim SAR Gabungan Temukan Korban Kedua Tragedi Longsor Jombang Doc: ANTARA/HO-SAR
Ket. Petugas mencari korban tertimbun tanah longsor di Jombang, Jawa Timur, Jumat (24/1/2025).

Jombang - Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban kedua yakni Ducha Ismail (55) dalam tragedi tanah longsor di Dusun Baturejo, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Koordinator Pos Basarnas Malangraya Yoni Fariza mengemukakan korban Ducha Ismail ditemukan oleh tim SAR gabungan sekitar pukul 16.00 WIB.

"Korban kedua berhasil dievakuasi tim SAR gabungan dan membutuhkan waktu cukup lama untuk proses evakuasi," katanya di Jombang, Jumat.

Ia menyebut, tubuh korban ditemukan terjepit di antara material rumah. Banyak peralatan dapur serta kayu di sekitar tubuh korban, sehingga memang membutuhkan

Dia mengatakan tubuh korban ditemukan sekitar 10 meter hingga 15 meter dari lokasi rumahnya. Ia ditemukan meninggal dunia.

Pihaknya mengungkapkan dengan sudah ditemukannya korban kedua itu, operasi SAR akan diusulkan ditutup. Untuk tim lainnya juga dikembalikan ke satuan masing-masing.

Musibah tanah longsor terjadi di Dusun Baturejo, Desa Sambirejo, Jombang, Kamis (23/1) pagi. Kejadian ini diduga karena curah hujan yang tinggi pada Rabu (22/1) malam.

Kejadian tanah longsor ini mengakibatkan beberapa rumah tertimbun material longsoran. Dalam musibah ini, lima orang juga menjadi korban. Tiga berhasil selamat dan dua ditemukan meninggal dunia.

Dalam proses pencarian dua korban yang merupakan ayah dan anak, petugas juga mengalami kendala tersendiri. Kondisi tanah di sekitar area longsor masih labil dan hujan turun saat siang hari.

Untuk itu, tim memasang safety officer, yang akan memberikan peringatan jika ada tanda-tanda bahaya yang dapat mengancam keselamatan seluruh personel yang sedang melakukan pencarian.

Selama pencarian, tim juga menggunakan dua metode yaitu penggalian dengan menggunakan alat berat dan penggalian secara manual.

Pencarian dengan menggunakan ekskavator dilakukan di area seluas sekitar 365 meter persegi.

Pencarian juga dilakukan dengan menggunakan peralatan gali manual (seperti cangkul dan sekop), yang dilakukan oleh puluhan personel tim SAR gabungan di sisi lainnya, dengan luas sekitar 316 meter persegi.

Saat ini, korban juga sudah dikembalikan kepada keluarga dan dimakamkan di area pemakaman desa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sejahterakan Petani lewat Percepatan Hilirisasi Pangan
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah dalam mendorong percepatan hilirisasi pangan ...
  • BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
    Preview komentar:
    Langkah strategis BNI dalam mengintegrasikan lisensi resmi dari ...
  • RAPBN 2027 di Depan Mata, Investor Menanti Jawaban Pemerintah soal Arah Ekonomi Indonesia
    Preview komentar:
    Sejalan dengan kehati-hatian fiskal yang disepakati Banggar DPR ...
Daerah
Pertambangan Ilegal di Prob...
Mulai September, Spotify Munculkan Lencana “AI Persona” untuk Tandai Identitas Artis Berbasis AI

Mulai September, Spotify Munculkan Lencana “AI Persona” untuk Tandai Identitas Artis Berbasis AI

14 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.