Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ibu Hamil dan Balita Jadi Sasaran Program MBG Berikutnya

📅 Rabu, 15 Jan 2025, 16:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ibu Hamil dan Balita Jadi Sasaran Program MBG Berikutnya Doc: Antara
Ket. Kegiatan penimbangan bayi dan balita di Posyandu Dahlia, Kelurahan Dasan Agung, Kota Mataram.

MATARAM– Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menunggu realisasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis bagi ibu hamil, menyusui, dan balita.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram, dr H Emirald Isfihan, Rabu (15/1), mengatakan sampai hari ketiga pelaksanaan MBG di Kecamatan Selaparang, hingga kini belum menyasar ibu hamil, menyusui, dan balita.

"Saat ini, kami masih menunggu realisasi MBG bagi ibu hamil, menyusui, dan balita, sesuai dengan regulasi yang ditetapkan," katanya.

Dari tiga kecamatan pelaksana uji coba MBG di Kota Mataram, yakni Kecamatan Selaparang, Sekarbela, dan Mataram, MBG baru mulai dilaksanakan di Kecamatan Selaparang pada Senin (13/1).

Akan tetapi, program tersebut masih fokus menyasar pelajar yang ada di Kecamatan Selaparang, sedangkan 10 persen sasaran untuk ibu hamil, menyusui, dan balita, hingga saat ini belum ada.

"Kita tunggu saja, kapan Badan Gizi Nasional (BGN) mulai menyasar ibu hamil, menyusui, dan balita. Kami siap dukung," katanya.

Menurutnya, data ibu hamil, menyusui, dan balita yang ditargetkan menjadi sasaran program MBG di Kecamatan Selaparang sebanyak 350 orang dan data itu sudah diserahkan ke panitia pelaksana MBG.

Diharapkan program MBG bagi ibu hamil, menyusui, dan balita, bisa memberikan dampak pemenuhan kebutuhan gizi, sekaligus dapat menekan angka stunting di Kota Mataram yang saat ini berada pada angka 7,6 persen.

Apabila program MBG bagi ibu hamil, menyusui, dan balita, bisa berjalan maksimal maka akan sangat membantu Pemerintah Kota Mataram dalam upaya percepatan penurunan kasus stunting.

"Harapan kami, target penurunan kasus stunting 5 persen di tahun 2025 bisa tercapai, salah satunya dengan adanya program MBG bagi ibu hamil, menyusui, dan balita," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Penataan Kawasan Unggulan R...

Hasil Penataan Jalan Rasuna Said Segera Diresmikan

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Hasil Penataan Jalan Rasuna...
Nasional
KPK Dalami Pembelian ATG pa...
Olahraga
Persita Cuci Gudang, Robohk...
Olahraga
Piala Dunia, Laga Meksiko V...
Megapolitan
Dinas PPKUKM DKI Optimalkan...

Aset Negara Harus Diselamatkan, Hotel Sultan Dieksekusi

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Aset Negara Harus Diselamat...

Iran Akan dibombardir Selama Dua Tahun Penuh

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Iran Akan dibombardir Selam...

Piala Dunia, Swiss Yakin Akan Gulung Bosnia  

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Swiss Yakin Ak...
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
  • PWNU Jateng dan DIY Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Pesantren Lirboyo
    Preview komentar:
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.