Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPOM dan Polri Cegah Distribusi Makanan Tak Layak dalam Program Makan Bergizi Gratis

📅 Jumat, 10 Jan 2025, 14:07 WIB | Oleh:
BPOM dan Polri Cegah Distribusi Makanan Tak Layak dalam Program Makan Bergizi Gratis Doc: antara foto
Ket. Kepala BPOM Taruna Ikrar

JAKARTA - Setelah mendapat laporan dari sejumlah balai besar, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berupaya mencegah distribusi sejumlah makanan tidak layak untuk konsumsi dalam program makan bergizi gratis (MBG) guna menghindari gangguan kesehatan.

Kepala BPOM Taruna Ikrar dalam konferensi pers bersama Polri di Jakarta, Jumat (10/1), menjelaskan laporan tersebut diteruskan kepada unit-unit yang membagikan menu tersebut.

Distribusi dicegah di sejumlah tempat yang tidak disebutkan namanya, katanya, guna menghindari keracunan, gizi tidak pas, yang dapat menimbulkan kepanikan.

"Ada sayur yang basi intinya begitu, sayur yang basi ini kita cegah untuk tidak diminum, tidak didistribusikan itu contohnya," katanya.

BPOM dilibatkan dalam program tersebut sejak Kamis (2/1) dengan 13 tugas, antara lain mengevaluasi produk yang diberikan dan dapur sumber menu tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Polri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyebutkan bahwa pihaknya turut berperan dalam program makan bergizi gratis, salah satunya melalui rekrutmen bintara kompetensi khusus (bakomsus).

"Bagi yang memiliki kemampuan di bidang gizi, termasuk di bidang pangan ya untuk kemudian itu bisa digunakan untuk menjadi personel-personel yang juga ikut membantu mengawaki, termasuk dalam pengawasan ada beberapa personil kami juga ikut di dalamnya," kata dia.

Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memulai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) per Senin (6/1). Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat (Humas) BGN RI Lalu Muhammad Iwan Mahardan menyampaikan bahwa prioritas pertama pemberian Makan Bergizi Gratis di bulan Januari 2025, yakni kepada para siswa sekolah.

Sebanyak 190 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG siap beroperasi, yang tersebar di 26 provinsi, antara lain Aceh, Bali, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, dan Gorontalo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.