Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bawa Batu dan Kayu, Banjir Bandang Terjang Rumah Warga di Bondowoso

📅 Jumat, 10 Jan 2025, 18:31 WIB | Oleh:
Bawa Batu dan Kayu, Banjir Bandang Terjang Rumah Warga di Bondowoso  Doc: Istimewa
Ket. Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono, saat meninjau lokasi memastikan, penanganan banjir bandang telah berlangsung dengan cepat dan masyarakat terdampak mendapat bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasarnya.

SURABAYA - Setidaknya 4 rumah rusak berat, dan 25 orang harus mengungsi akibat banjir bandang yang  menimpa wilayah Desa Gunungsari, Maesan, Kabupaten Bondowoso, Kamis (9/1) sore. 

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, mengatakan, banjir bandang terjadi akibat air Sungai Peh di desa setempat yang meluap karena kiriman dari lereng Gunung Argopuro yang membawa bongkahan kayu dan batu. 

"Bongkahan tersebut akhirnya menyumbat aliran sungai di jembatan. Sehingga intensitas air bercampur lumpur mengalir bercabang membanjiri rumah warga. Bondowoso," ujarnya, Jumat (10/1). 

Adhy memastikan, penanganan banjir bandang ini telah berlangsung dengan cepat dan masyarakat terdampak mendapat bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasarnya. 

Usai peninjauan ini, Tim Gabungan dari TNI, Polri, TRC BPBD, Tagana Dinsos, sejumlah relawan dan masyarakat setempat melakukan kerja bhakti pembersihan material banjir bandang di lokasi kejadian. 

Dia menjelaskan, setelah bekerja sama antara warga setempat, BPBD serta TNI selama kurang lebih 2 jam, bongkahan kayu yang ada di dasar jembatan berhasil dilepaskan. 

"Akhirnya air sudah mengalir, tinggal membersihkan beberapa material kecil yang masih tersumbat," ujarnya. 
 
Dalam kejadian ini, sedikitnya 25 jiwa mengungsi di rumah Kepala Dusun Peh dan sejumlah rumah mengalami rusak ringan, sedang dan berat. Adhy menyebut ada 12 rumah warga rusak. Dengan rincian 4 mengalami rusak berat dan 8 lainnya mengalami rusak ringan. 

“Rumah-rumah sudah kami cek dan sudah kami siapkan logistik dan dapur umum untuk masyarakat maupun para pekerja yang telah membantu," tuturnya. 

Selain meninjau dan menindaklanjuti rumah yang mengalami kerusakan, Adhy juga mendalami hasil assemen untuk perbaikan infrastruktur yang mengalami kerusakan. Diantaranya rumah, jalan dan jembatan yang memang mengalami kerusakan. 

"Dari pemprov sudah menyiapkan assemen dan disetujui untuk dilakukan perbaikan. Karena tidak semua rusak tapi sebagian yang rusak akan diperbaiki," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kilang Pertamina Plaju Beka...
Megapolitan
Yukkk Ikuti Acara Unik: Bak...
Megapolitan
Polisi Gagalkan Peredaran N...
Megapolitan
Blok M Diharapkan Menjadi...

Jakarta Terus Berupaya Memperbaiki Udara

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terus Berupaya Memp...
Megapolitan
Sumber Daya Hayati Berkelan...
Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

25 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.