Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Museum NTB Siapkan Kajian Monumen Perang Lombok 1894

📅 Kamis, 09 Jan 2025, 21:20 WIB | Oleh:
Museum NTB Siapkan Kajian Monumen Perang Lombok 1894 Doc: ANTARA/Sugiharto Purnama
Ket. Kepala Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) Ahmad Nuralam.

MATARAM - Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) berkomitmen menyiapkan kajian komprehensif mengenai Monumen Perang Lombok 1894 yang berada di komplek Kantor Gubernur NTB.

"Kami membuat kajian lebih komprehensif terhadap monumen tersebut dengan diskusi, setelah itu mengundang sejarahwan dan arkeolog untuk melengkapi data-data yang sudah kami punya," kata Kepala Museum NTB Ahmad Nuralam di Mataram, Kamis.

Puing Monumen Perang Lombok itu sempat menggerakkan publik saat pemugaran Kantor Gubernur NTB pada akhir 2024 lalu. Puing-puing batu granit ditemukan ketika penggalian.

Nuralam mengatakan Museum NTB melalui skema Kotaku Museumku sudah melakukan penelitian terkait monumen tersebut pada November 2023. Tugu itu didatangkan oleh Pemerintah Belanda atas inisiatif para serdadu yang pernah berperang di Lombok.

Monumen yang dibuat untuk mengenang tentara Belanda yang gugur dalam Perang Lombok itu menghabiskan biaya pembuatan hingga mencapai 7.000 gulden. Tugu tersebut dibawa dari Belanda ke Lombok menggunakan Kapal SS Prins Hendrik dan diresmikan sekitar tahun 1901 sampai 1902.

"Itu menunjukkan dahsyatnya perlawanan masyarakat Lombok terhadap Hindia Belanda, karena di situ ada Jenderal Belanda Van Ham yang menang perang di Aceh, tapi meninggal di Lombok," kata Nuralam.

Monumen Perang Lombok 1894 itu hancur dan digantikan oleh Monumen Pancasila saat pembangunan Kantor Gubernur NTB pada tahun 1976 dalam kepemimpinan Gubernur Warsita Kusuma.

Kantor Gubernur NTB saat ini dulunya merupakan kawasan alun-alun yang disebut Kebun Raja dan dilengkapi dengan sumber mata air. Lokasi monumen sangat dekat dengan kantor Konselor Belanda yang kini menjadi Kodim 1606 Wirabhakti.

"Hal terpenting kajian harus komprehensif. Pilihan apakah membangun ulang, rekonstruksi, atau memindahkan pecahan, itu alternatif pilihan rekomendasi," ujar Nuralam. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.