Kota Milan Berlakukan Larangan Merokok di Luar Ruangan, Paling Ketat di Italia
📅 Minggu, 05 Jan 2025, 13:55 WIB | Oleh: Lili LestariLarangan tersebut -- yang dikeluarkan menjelang Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 -- tidak berlaku untuk rokok elektronik.
Terletak di tengah-tengah Lembah Industri Po dan padat dengan lalu lintas jalan raya, Milan merupakan salah satu kota paling tercemar di Eropa dalam hal udara.
Asap rokok, "seperti semua pembakaran, berkontribusi terhadap pembentukan partikel halus", kata Anna Scavuzzo, wakil walikota Milan.
Rokok Murah
Sebaiknya Anda baca juga:
Larangan merokok nasional pertama di Italia, pada tahun 1975, melarang merokok di transportasi umum, di ruang kelas, dan area tertentu lainnya.
Pada tahun 1995, larangan tersebut diperluas ke area administrasi publik, dan pada tahun 2005, ke semua area publik tertutup, menjadikannya sebagai pelopor di Eropa saat itu.
Sekitar 19 persen orang Italia merokok, menurut Institut Statistik Nasional (ISTAT) berdasarkan data tahun 2023, lebih rendah dari rata-rata 24 persen di Uni Eropa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan harga rata-rata sekitar enam euro sebungkus di Italia, rokok juga termasuk yang termurah di Eropa, di mana harga sekitar 10 euro lebih umum.
Kementerian Kesehatan Italia mengatakan bahwa 93.000 kematian per tahun disebabkan oleh kebiasaan merokok.
Merokok bertanggung jawab atas sekitar 85 persen dari semua kasus kanker paru-paru, kanker paling mematikan di seluruh dunia, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Di Uni Eropa, 17 negara telah mengesahkan undang-undang bebas asap rokok. Irlandia, Yunani, Bulgaria, Malta, Spanyol dan Hungaria sebagai negara yang paling ketat.
Pada bulan November, usulan terkemuka dunia di Inggris untuk menghentikan kebiasaan merokok di kalangan anak muda berhasil lolos dari rintangan parlementer pertamanya, dengan mayoritas anggota parlemen memberikan suara mendukung.
RUU tersebut akan mencegah siapa pun yang lahir setelah 1 Januari 2009 dari merokok secara legal dengan menaikkan usia di mana tembakau dapat dibeli secara bertahap.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!