Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Minum Kopi dan Teh Dapat Turunkan Risiko Kanker Kepala Serta Leher

📅 Minggu, 29 Des 2024, 17:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Minum Kopi dan Teh Dapat Turunkan Risiko Kanker Kepala Serta Leher Doc: ANTARA/Shutterstock/Worradirek

JAKARTA - Sebuah penelitian dari Huntsman Cancer Institute dan School of Medicine di University of Utah, Salt Lake City, Amerika Serikat menunjukan bahwa kebiasaan minum kopi dan teh dalam jumlah tertentu dapat menurunkan risiko seseorang terkena berbagai jenis kanker kepala dan leher.

Dikutip dari Everyday Health, Selasa (24/12), penelitian tersebut mengumpulkan 14 penelitian yang telah dilakukan sebelumnya terhadap 10 ribu pasien kanker kepala dan leher, serta kelompok yang terdiri dari 15 ribu orang yang tidak memiliki riwayat penyakit tersebut.

Semua peserta mengisi kuesioner tentang pola makan yang merinci seberapa banyak mereka minum kopi berkafein, kopi tanpa kafein, dan teh.

Secara keseluruhan, orang yang minum lebih dari empat cangkir kopi berkafein sehari memiliki risiko 17 persen lebih rendah terkena kanker kepala dan leher dibandingkan dengan orang yang tidak mengonsumsi kopi sama sekali, menurut temuan yang diterbitkan dalam jurnal Cancer.

Selain itu, satu cangkir teh setiap hari juga dikaitkan dengan risiko kanker kepala dan leher dengan persentase 9 persen lebih rendah.

Tidak ada hubungan yang berarti antara konsumsi kopi tanpa kafein dan risiko kanker kepala dan leher secara keseluruhan. Namun, minum kopi tanpa kafein dikaitkan dengan risiko kanker rongga mulut yang memiliki persentase 25 persen lebih rendah.

Ketika peneliti mengamati tipe kanker kepala dan leher tertentu, mereka juga menemukan bahwa minum empat cangkir atau lebih kopi berkafein dikaitkan dengan risiko kanker rongga mulut sebesar 30 persen lebih rendah, dan risiko kanker tenggorokan sebesar 22 persen lebih rendah.

Kemudian, minum 3 - 4 cangkir kopi berkafein setiap hari dikaitkan dengan risiko 41 persen lebih rendah terkena kanker hipofaring, yang berkembang di bagian bawah tenggorokan.

Selain itu, peminum teh memiliki risiko kanker hipofaring 29 persen lebih rendah daripada orang yang tidak minum teh. Namun, lebih dari satu cangkir teh setiap hari dikaitkan dengan risiko kanker laring 38 persen lebih besar.

Analisis baru tersebut tidak dirancang untuk membuktikan apakah atau bagaimana berbagai tingkat konsumsi kopi atau teh dapat secara langsung menyebabkan atau mencegah jenis kanker tertentu.

"Namun, temuan tersebut menunjukkan bahwa penelitian lebih lanjut mengenai pertanyaan ini dapat membantu menentukan peran minuman ini dalam pencegahan kanker," kata penulis senior studi Yuan-Chin Amy Lee, seorang profesor madya di Huntsman Cancer Institute dan School of Medicine di University of Utah.

"Kebiasaan minum kopi dan teh cukup kompleks dan temuan ini mendukung perlunya lebih banyak data dan penelitian lebih lanjut mengenai dampak kopi dan teh dalam mengurangi risiko kanker," sambung dia.

Meskipun ada kemungkinan bahwa berbagai antioksidan dan senyawa lain dalam kopi dan teh dengan sifat anti-kanker dapat berperan dalam mengurangi risiko kanker kepala dan leher, ada kemungkinan juga bahwa orang yang mengonsumsi minuman tersebut memiliki kebiasaan lain yang memengaruhi risiko mereka.

"Misalnya, mungkin saja orang yang minum kopi di waktu senggang lebih menyukai kopi daripada minuman beralkohol, dan sebaliknya," kata Luís Monteiro, seorang profesor madya kedokteran dan bedah mulut di Institut Ilmu Kesehatan Universitas di Oporto, Portugal, yang tidak terlibat dalam penelitian baru tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Xi Jinping Kunjungi Korut

1 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Xi Jinping Kunjungi Korut
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Paviliun Wonderful Indonesia Sabet Best Booth Design di SITF 2026

Paviliun Wonderful Indonesia Sabet Best Booth Design di SITF 2026

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.