Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polda Sumsel Sikat Komplotan 'Pak Ogah' yang Resahkan Warga

📅 Kamis, 19 Feb 2026, 17:40 WIB | Oleh:
Polda Sumsel Sikat Komplotan 'Pak Ogah' yang Resahkan Warga Doc: ANTARA/HO-Polda Sumsel
Ket. Polda Sumatera Selatan melalui Direktorat Samapta yang tergabung dalam Satgas Preventif Operasi Pekat Musi 2026 menertibkan praktik premanisme di kawasan Pasar 16 Ilir, Palembang, Kamis (19/2).

PALEMBANG - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait menjamurnya praktik premanisme dan pungutan liar di pusat aktivitas ekonomi Kota Palembang.

Melalui Satgas Preventif Operasi Pekat Musi 2026, Direktorat Samapta Polda Sumsel mengamankan tiga pria yang diduga kerap melakukan aksi "pak ogah" dan parkir liar di kawasan Pasar 16 Ilir, Kamis (19/2). Penertiban ini merupakan bagian dari upaya cipta kondisi demi menjamin rasa aman bagi para pedagang maupun pengunjung pasar dari intimidasi oknum-oknum jalanan yang meresahkan.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan penertiban itu merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya di pusat aktivitas ekonomi.

“Kami menerima laporan terkait aktivitas premanisme dan juru parkir liar yang mengganggu kenyamanan masyarakat saat beraktivitas di kawasan pasar. Melalui Operasi Pekat Musi ini, Satgas Preventif bergerak cepat melakukan penindakan demi menjaga ketertiban umum,” ujarnya.

Selain mengamankan para terduga pelaku, petugas juga menyita sejumlah uang tunai senilai puluhan ribu rupiah yang diduga hasil pungutan liar di lokasi tersebut.

Operasi dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan rute patroli dari Mapolda Sumsel menyusuri Jalan Jenderal Sudirman hingga kawasan Pasar 16 Ilir. Sebanyak 23 personel diterjunkan dalam kegiatan itu di bawah pimpinan Kasubsatgas Samapta AKP Hermanto dan Danru Aiptu Nobiansyah.

Ketiga pria yang diamankan beserta barang bukti kemudian dibawa ke Mapolda Sumsel untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polda Sumsel menyatakan akan terus melakukan patroli rutin di sejumlah titik rawan guna meminimalisir tindak pidana ringan maupun kejahatan jalanan lainnya.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi praktik premanisme yang merugikan masyarakat. Kami mengimbau warga segera melapor melalui saluran resmi Polri jika menemukan tindakan serupa,” kata Nandang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.