Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Festival Bakcang 2026 di Singkawang Hadirkan Beragam Tradisi-atraksi Budaya

📅 Selasa, 09 Jun 2026, 02:09 WIB | Oleh:
Festival Bakcang 2026 di Singkawang Hadirkan Beragam Tradisi-atraksi Budaya Doc: ANTARA/Narwati
Ket. Konferensi pers pelaksanaan Festival Bakcang 2026 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Senin (8/6).

SINGKAWANG, KALIMANTAN BARAT - Pemkot Kota Singkawang, Kalimantan Barat, kembali menggelar Festival Bakcang 2026 pada 19-21 Juni 2026 dengan menghadirkan beragam tradisi dan atraksi budaya sebagai upaya melestarikan tradisi budaya Tionghoa sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata daerah. 

“Festival Bakcang tahun ini akan dipusatkan di Taman Cahaya Madani, depan Kantor Wali Kota Singkawang,” kata Ketua Pelaksana Festival Bakcang 2026, Bun Cin Thong, dalam konferensi pers di Singkawang, Senin (8/6).

Ia menjelaskan festival yang memasuki penyelenggaraan tahun kedua tersebut akan diisi dengan berbagai kegiatan budaya, olahraga, hingga hiburan masyarakat.

Menurut Bun Cin Thong, Festival Bakcang tidak hanya identik dengan tradisi menyantap bakcang, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan menjaga warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Tradisi dalam festival ini bukan hanya sekadar makan bakcang, tetapi tentang menghargai warisan budaya, kebersamaan keluarga, dan semangat komunitas,” ujarnya. 

Salah satu tradisi yang menjadi daya tarik dalam festival tersebut adalah Ng Shi Shui atau perang air yang dilakukan pada siang hari. Dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, tradisi itu dimaknai sebagai upaya membersihkan diri dari energi negatif sekaligus menyerap energi positif dari alam pada saat puncak sinar matahari. 

Sementara itu, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, mengatakan berbagai tradisi budaya yang berkembang di Kota Singkawang selama ini telah dikemas menjadi agenda wisata yang mampu menarik kunjungan wisatawan. 

“Singkawang selalu merayakan budaya menjadi festival, merayakan tradisi menjadi pariwisata, dan merayakan bakcang menjadi pendapatan asli daerah,” katanya.

Menurut dia, bakcang yang dikenal sebagai makanan khas masyarakat Tionghoa memiliki dua varian utama, yakni bakcang manis dan bakcang asin.

Namun, lanjut dia, makna Festival Bakcang jauh lebih besar daripada sekadar kuliner. Tradisi tersebut menjadi simbol perjuangan, kebersamaan, dan penghormatan terhadap nilai-nilai kesetiaan serta kejujuran yang diwariskan dalam budaya Tionghoa.

Melalui penyelenggaraan Festival Bakcang 2026, dia berharap tradisi budaya yang telah mengakar di tengah masyarakat dapat terus dilestarikan sekaligus memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pendaftaran peserta, penjualan pistol air, serta lomba Xiang Qi atau catur Tiongkok. Selanjutnya, masyarakat akan disuguhkan doa bersama, Bakcang Run kategori 5 kilometer dan 10 kilometer, atraksi barongsai, lomba membungkus bakcang, lomba makan bakcang, hingga tradisi perang air atau Ng Shi Shui.

Selain itu, panitia juga menyiapkan berbagai hiburan dan pembagian doorprize bagi masyarakat yang hadir selama pelaksanaan festival. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.