Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gawat Ada Lonjakan PHK, Volkswagen Sepakat Hentikan 35 Ribu Pegawai Mereka di Jerman

📅 Sabtu, 28 Des 2024, 22:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gawat Ada Lonjakan PHK, Volkswagen Sepakat Hentikan 35 Ribu Pegawai Mereka di Jerman Doc: ANTARA/vw.com
Ket. Ilustrasi - Logo Volkswagen.

Jakarta- Volkswagen AG bersama dengan para pemimpin serikat pekerja sepakat untuk menghentikan sebanyak 35 ribu pekerja mereka yang berada di Jerman, pada tahun 2030 mendatang.

Arena EV pada Sabtu mengabarkan bahwa hal tersebut dimaksudkan untuk menghemat pengeluaran perusahaan hingga 3,79 miliar euro atau setara dengan 64.1 triliun. Kegiatan pengurangan karyawan dilakukan secara bertahap mulai dari skema pensiun dini.

Kesepakatan ini dicapai setelah berbulan-bulan negosiasi yang menegangkan antara Volkswagen dan serikat pekerjanya. Para pekerja telah menggelar dua aksi mogok besar bulan lalu, yang terbesar dalam sejarah perusahaan, untuk memprotes rencana pemutusan hubungan kerja. 

Berdasarkan ketentuan perjanjian tersebut, Volkswagen setuju untuk tetap membuka 10 pabriknya di Jerman dan mengembalikan perjanjian jaminan kerja hingga tahun 2030.

Namun, para pekerja setuju untuk tidak memberikan sejumlah bonus, mengurangi masa kerja tetap bagi pekerja magang dan memangkas kapasitas di lima pabrik dengan total sekitar 700.000 kendaraan.

Selain pemutusan hubungan kerja, para manajer Volkswagen juga akan menghadapi pemotongan gaji yang besar dalam beberapa tahun mendatang.

Sekitar 4.000 manajer tidak akan menerima bonus yang setara dengan sekitar 10 persen dari pendapatan tahunan mereka pada tahun depan, dengan beberapa pengurangan hingga akhir dekade ini.

Serikat pekerja juga mendesak para pemimpin senior, termasuk CEO Oliver Blume, untuk menerima pemotongan gaji sebesar 10 persen.

Pemutusan hubungan kerja dan pemotongan gaji merupakan bagian dari upaya Volkswagen untuk memangkas biaya dan merampingkan produksi.

Produsen mobil tersebut menghadapi penurunan tajam dalam penjualan di Tiongkok, pasar utamanya, sementara pada saat yang sama menghadapi tantangan dari produsen lokal yakni BYD dan produsen mobil Tiongkok lainnya yang memasuki pasar Eropa.

PHK yang diumumkan minggu ini kemungkinan akan berdampak signifikan pada ekonomi Jerman. Industri otomotif merupakan salah satu penyedia lapangan kerja terbesar di Jerman, dan Volkswagen merupakan salah satu perusahaan terbesar di negara tersebut.

Dalam jangka panjang, PHK Volkswagen diperlukan untuk memastikan kelangsungan hidup perusahaan, tetapi akan berdampak buruk pada para pekerja dan keluarga mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Nasional
Mendag Dorong Produk Berday...
Nasional
Bulog Pastikan Stok Beras A...

Kemendag Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemendag Dorong UMKM Tembus...
Advertisement
Desil 1 Otomatis Diterima Kerja di Jobfair Karawang

Desil 1 Otomatis Diterima Kerja di Jobfair Karawang

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.