Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hadapi Musim Kemarau, Pemanfaatan Air Baku di Demak Mulai Diatur

📅 Kamis, 23 Jul 2026, 13:52 WIB | Oleh:
Hadapi Musim Kemarau, Pemanfaatan Air Baku di Demak Mulai Diatur Doc: antara foto
Ket. Distribusi air bersih di Demak

DEMAK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak, Jawa Tengah (Jateng), mulai melakukan koordinasi terkait pemanfaatan air baku untuk kebutuhan perusahaan daerah air minum (PDAM) dan irigasi pertanian sebagai langkah mengantisipasi dampak musim kemarau panjang.

"Kami sudah menginstruksikan baik PDAM maupun Dinas Pertanian untuk berkoordinasi terkait ketersediaan air baku dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) sebagai penyedia air baku," kata Bupati Demak Eisti'anah di Demak, Kamis (23/7).

Menurut dia koordinasi tersebut penting untuk memastikan kebutuhan air bagi sektor pertanian maupun kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi secara seimbang selama musim kemarau.

Selain melakukan koordinasi pengelolaan air baku, Pemkab Demak juga memperoleh bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupa tandon air yang akan dimanfaatkan sebagai penampungan air bersih di wilayah rawan kekeringan.

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak Agus Sukiyono mengatakan dampak musim kemarau mulai dirasakan oleh masyarakat. Hingga saat ini, sedikitnya 20 desa telah mengajukan permohonan bantuan distribusi air bersih akibat kesulitan memperoleh pasokan air.

Desa-desa tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, seperti di Kecamatan Mranggen, Karangawen, dan Karangtengah.

Agus menjelaskan tandon air bantuan pemerintah pusat akan dipinjamkan kepada desa-desa yang membutuhkan agar masyarakat tidak perlu mengantre saat mobil tangki BPBD melakukan distribusi air bersih.

"Warga cukup mengambil melalui tandon air yang disediakan sesuai kebutuhan dan setiap saat. Kalaupun habis akan dilakukan droping tambahan," ujarnya.

BPBD Demak memastikan ketersediaan stok air bersih masih mencukupi sehingga kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak kemarau tetap dapat terpenuhi melalui penyaluran air bersih secara berkala.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kerugian Besar Bangsa, Ruma...
Daerah
NTT Terus Diguncang Gempa S...

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Super Jerman Jatuh ke...
Daerah
UMKM Tegal Punya Harapan Ba...
Olahraga
Awal yang Baik bagi Madrid ...

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Program-program Unggulan Go...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Pemkot Buka Bandung Great Sale 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.