Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Labuan Cermin, Danau Dua Rasa dengan Air Sebening Kaca

📅 Sabtu, 07 Des 2024, 06:10 WIB | Oleh:

Bukan hanya semata menikmati keindahan danau, di DLC pengunjung dapat melakukan aktivitas berenang, snorkeling dan juga menyelam. Saat di melihat ke bawah dengan cara tersebut akan terlihat beberapa ikan yang berenang tidak jauh dari permukaan dan ada pula yang jauh di dasarnya.

Di bagian permukaan yang tawar menjadi habitat bagi ikan-ikan air tawar. Sedangkan bagian bawah dengan adanya kadar garam atau memiliki salinitas menjadi habitat bagi ikan air laut. Sebagai laguna, danau ini memang terhubung dengan air laut.

Untuk melihat keunikan ini sebelum menuju ke DLC disarankan untuk membawa peralatan snorkeling sendiri. Namun jika terpaksa lupa membawa di Labuan Kelambu tempat perahu disewakan untuk menuju dimana berdiri beberapa toko penyewaan alat snorkeling beserta pelampungnya.

Jika tidak ingin melakukan snorkeling ada pilihan lainnya yaitu bermain air atau bersantai di atas ban. Di LBC tersedia tempat penyewaan ban yang berasal dari ban dalam mobil. Selain itu tersedia perahu air yang memiliki kaca transparan untuk melihat pemandangan.

Destinasi Unggulan

DLC saat ini memiliki pagar pembatas yang dibuat pada pertengahan tahun 2022. Sehingga untuk menuju ke lokasi yang dulunya diantara secara langsung perlu sedikit berjalan beberapa meter, melewati jalan dari kayu yang dibangun di tepi danau.

Pembangunan pagar ini karena wisatawan sempat dihebohkan dengan buaya muara berukuran 4,7 meter yang berjemur di permukaan pasir putih di bagian hilir teluk ini. Untuk mengantisipasi agar tidak masuk ke danau dan menyerang wisatawan maka dibuat pagar pembatas dengan kerapatan tertentu untuk menghambat buaya masuk ke lokasi wisata ini.

DLC memang cukup jauh dari perkotaan. Bagi mereka yang merasa lelah untuk kembali hari itu juga, bisa menginap. Di kota Kecamatan Biduk Biduk atau di Pantai Biduk Biduk yang tidak jauh dari lokasi, tersedia beberapa penginapan dengan harga penginapan yang beragam, yaitu mulai dari seratus ribu rupiah hingga tiga ratus ribu rupiah per malamnya.

Bagi para petualang bisa juga menginap di rumah warga di sekitar Biduk Biduk. Di tempat ini tersedia beberapa homestay atau rumah singgah yang disewakan kepada para wisatawan dengan harga yang lebih terjangkau antara 100 hingga 200 ribu rupiah.

Yang menarik di DLC wisata yang buka dari 08.00 hingga 17.00 Wita, tidak mengenakan biaya tiket masuk atau bisa dikatakan gratis. Namun demikian mereka perlu menyewa perahu sebagai alat transportasinya menuju lokasi. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Transjakarta Gelar ajang La...
Olahraga
Couch Herdman Ajak Tim Teta...
Daerah
Bediding Bukan Fenomena Cua...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.