Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Labuan Cermin, Danau Dua Rasa dengan Air Sebening Kaca

2 Sabtu, 07 Des 2024, 06:10 WIB | Oleh:
Labuan Cermin, Danau Dua Rasa dengan Air Sebening Kaca Labuan Cermin, Danau Dua Rasa dengan Air Sebening Kaca Doc: Kemenparekraf

Bukan hanya pesona airnya yang sebening kaca yang menarik wisatawan untuk berkunjung di Danau Labuan Cermin, lebih dari itu itu danau ini memiliki keunikan berupa dua lapisan air yaitu tawar dan asin yang dihuni jenis ikan berbeda.

1733500938_a14be93ca5c1beb3500c.jpg

 ANTARA FOTO/Virna Puspa Setyorini/Rei/nz/14.

Pernah melihat perairan sebening kaca? Jika belum, Anda bisa datang ke Danau Labuan Cermin (DLC), sebuah laguna tepatnya yang beralamat di Desa Labuan Kelambu, Kecamatan Biduk Biduk, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.

Jarak DLC dengan Tanjung Redeb, pusat kota Kabupaten Berau, memang lumayan jauh. Jaraknya 231,6 kilometer atau dengan waktu tempuh 5 jam 23 menit melewati Jalan Talisayan, sebuah rute yang melewati jalan pesisir  barat Kalimantan yang menghadap Laut Sulawesi.

Setelah melewati kota Kecamatan Biduk Biduk lalu menyeberangi jembatan, perjalanannya berhenti di Labuan Kelambu. Dari sini pengunjung harus menggunakan perahu sewa untuk menuju lokasi. Perahu akan menyusuri teluk menuju danau yang letaknya di ujung dan dikelilingi oleh hutan lebat.

Perjalanan dengan perahu biasanya berupa perjalanan pergi-pulang. Dengan cara ini pengunjung bisa mengeluarkan tarif yang lebih murah apalagi jika berkunjung ke DLC secara berombongan dengan keluarga atau teman.

Namun perjalanan darat yang lama dikombinasikan dengan menaiki perahu, dijamin tidak akan mengecewakan. Sesampainya di lokasi umumnya wisatawan akan terpana akan berbagai unsur-unsur keindahan yang menyatu menciptakan pesona alam yang tiada tara.

Air DLC sendiri sangat jernih baik pada bagian bawah dan atas. Meski terlihat dangkal, wisatawan diminta untuk tetap waspada jangan sampai jatuh bagi mereka yang tidak bisa berenang karena kedalaman danau ini sebenarnya mencapai 4 hingga 5 meter.

Selain itu karena begitu jernihnya, bagian dalam danau ini terlihat jelas dari atas perahu yang ditumpangi wisatawan di atasnya. Bahkan jika dilihat perahu ini seolah melayang karena airnya hampir tidak terlihat menutupi lambung bawah perahu.

Kejernihan DLC membuat cahaya matahari memantul ke permukaannya, yang menjadikannya dinamakan demikian. Cahaya yang terpantung dapat terjadi karena karena air bagian atas memiliki rasa tawar, sementara air bagian dasar danau terasa asin. 

Fenomena dua rasa tersebut dijuluki sebagai danau meromictic (meromictic lake) yaitu danau yang lapisan airnya tidak saling bercampur. Istilah ini dicetuskan oleh Ingo Findenegg dari Austria pada tahun 1935.

Perbedaan berat jenis air tawar dan asin membuat perairan ini memiliki dua lapisan pemisah sekaligus dikenal dengan sebutan Danau Dua Rasa. Hebatnya lagi kondisi ini membuat air danau dapat memantulkan cahaya matahari seperti hanya cermin kaca.

Yang menjadikan DLC lebih menarik lagi, pemandangan di sekitarnya sangat menenangkan. Dikelilingi pepohonan rimbun alami membuat suasana sangat teduh. Pemandangan hijau ini menciptakan warna kontras dengan warna hijau toska air danau.

Bukan hanya semata menikmati keindahan danau, di DLC pengunjung dapat melakukan aktivitas berenang, snorkeling dan juga menyelam. Saat di melihat ke bawah dengan cara tersebut akan terlihat beberapa ikan yang berenang tidak jauh dari permukaan dan ada pula yang jauh di dasarnya.

Di bagian permukaan yang tawar menjadi habitat bagi ikan-ikan air tawar. Sedangkan bagian bawah dengan adanya kadar garam atau memiliki salinitas menjadi habitat bagi ikan air laut. Sebagai laguna, danau ini memang terhubung dengan air laut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Perempuan Disiapkan Kredit Rp2,6 Triliun dengan Bunga Tetap

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perempuan Disiapkan Kredit ...

Memerangi Berita Bohong Menjadi Tugas Bersama

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Memerangi Berita Bohong Men...
Megapolitan
Program Bedah Rumah Merah P...

Telkom Percepat Adopsi AI di Segmen Enterprise

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Ekonomi
Telkom Percepat Adopsi AI d...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.