Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasus Korupsi di Tiongkok Meningkat di Tengah Tindakan Keras dan Ekonomi yang Melambat

📅 Rabu, 04 Des 2024, 21:33 WIB | Oleh:

Dalam kasus lain, seorang direktur komite desa di Provinsi Shanxi barat laut secara curang menggunakan nama-nama kerabatnya untuk mengajukan permohonan dana pengentasan kemiskinan. Ia menggelapkan lebih dari 200.000 yuan antara tahun 2014 dan 2024.

Para ahli telah mengatakan kepada media lokal bahwa korupsi di desa-desa di Tiongkok sulit diberantas karena pengawasan yang lemah, kurangnya staf yang terlatih dalam akuntansi, dan pengungkapan keuangan yang tidak transparan.

Pejabat di kota-kota dan desa-desa juga dilaporkan berkolusi untuk mendapatkan dana publik melalui penipuan.

Para ahli telah mendesak persyaratan yang lebih ketat untuk pengungkapan keuangan, pengawasan independen terhadap keuangan kota dan desa, serta mekanisme yang lebih baik untuk mencegah konflik kepentingan.

Misalnya, jabatan sekretaris desa, anggota Partai Komunis dengan jabatan tertinggi di wilayah administratif terkecil di Tiongkok, sering kali disertai dengan kewenangan luas dalam memutuskan cara mengalokasikan dana publik.

Ketidakpastian ekonomi Tiongkok terkini mungkin juga berkontribusi terhadap tingginya kasus korupsi tahun ini. 

Victor Shih, direktur Pusat Tiongkok Abad ke-21 di Universitas California San Diego, mengatakan “banyak kader partai mungkin terpaksa melakukan korupsi” karena tunggakan yang meluas di pemerintahan daerah yang lebih kecil. 

Pemerintah daerah sebelumnya mengandalkan penjualan tanah sebagai sumber pendanaan tetapi telah terpukul keras oleh tindakan keras Beijing terhadap pengembang properti yang dimulai dengan sungguh-sungguh pada tahun 2020. Hal ini dilaporkan telah memengaruhi pendanaan pemerintah daerah untuk proyek-proyek publik dan pembayaran gaji kepada pegawai pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Cuci Gudang Skuad Raksasa! Ini Rekap Transfer Gila-Gilaan La Liga 2026/2027!

Cuci Gudang Skuad Raksasa! Ini Rekap Transfer Gila-Gilaan La Liga 2026/2027!

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.