Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Aceh Barat Larang Tenaga Medis Live TikTok Saat Jam Pelayanan

📅 Senin, 17 Agu 2026, 20:40 WIB | Oleh:
Bupati Aceh Barat Larang Tenaga Medis Live TikTok Saat Jam Pelayanan Doc: ANTARA/Teuku Dedi Iskandar
Ket. Bupati Aceh Barat Tarmizi didampingi isterinya Avrinda Novalia dan Wakil Bupati Said Fadheil.

MEULABOH - Bupati Aceh Barat Tarmizi melarang keras seluruh tenaga medis dan profesional kesehatan di lingkungan pemerintah daerahnya melakukan siaran langsung (live) di media sosial seperti TikTok selama jam kerja, Senin (17/8).

"Tidak boleh lagi ada paramedis dan profesional kesehatan yang live TikTok saat memberikan pelayanan kepada masyarakat di jam kerja, semua harus fokus melayani masyarakat," kata Tarmizi di Meulaboh, Senin.

Penegasan ini ia sampaikan terkait adanya laporan masyarakat yang menyampaikan persoalan ini kepada pemerintah daerah, termasuk menghindari penyalahgunaan lembaga publik untuk kepentingan pribadi.

Tarmizi mengatakan instruksi ini disampaikan untuk memastikan seluruh staf medis tetap fokus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

"Larangan ini diambil demi menjaga efisiensi serta profesionalisme di fasilitas kesehatan publik," katanya menambahkan.

Menurut Tarmizi, waktu kerja seharusnya dimaksimalkan sepenuhnya untuk menangani pasien dan memastikan seluruh kebutuhan medis warga terpenuhi tanpa gangguan aktivitas pribadi di dunia maya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga meminta seluruh paramedis mengesampingkan penggunaan media sosial yang tidak relevan dengan pekerjaan saat jam dinas.

Petugas medis juga diwajibkan memberikan pelayanan terbaik dengan sikap ramah, empati, dan mengedepankan senyuman kepada setiap warga yang membutuhkan pengobatan.

Tarmizi menegaskan seluruh paramedis dan Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib memegang peranan kunci sebagai cermin pemerintah di mata publik.

Sikap, disiplin, dan etika kerja ASN serta tenaga medis harus menjadi teladan nyata di tengah kehidupan bermasyarakat.

Dengan adanya penegasan ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap kepuasan masyarakat terhadap layanan kesehatan meningkat drastis, sekaligus memperkuat budaya kerja ASN yang berintegritas, ramah, dan bertindak cepat.

"Evaluasi terhadap kualitas pelayanan rumah sakit dan puskesmas akan dilakukan secara berkala untuk menjaga standar profesionalisme," demikian Tarmizi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.