Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Skandal Korupsi Rp60 Miliar di Way Kanan: Tokoh Muda Bongkar Kelompok Tani Fiktif, Dana Bansos Diduga Jadi Bancakan Elite!

📅 Senin, 01 Sep 2025, 08:55 WIB | Oleh:
Skandal Korupsi Rp60 Miliar di Way Kanan: Tokoh Muda Bongkar Kelompok Tani Fiktif, Dana Bansos Diduga Jadi Bancakan Elite! Doc: Istimewa
Ket. Tokoh muda Way Kanan ungkap dugaan kelompok petani fiktif

JAKARTA - Skandal dugaan korupsi bansos kembali mencuat, kali ini dari Kabupaten Way Kanan, Lampung. 

Seorang tokoh muda sekaligus aktivis sosial, Seno Aji, Ketua Umum DPP Komite Aksi Masyarakat dan Pemuda untuk Demokrasi (KAMPUD), dengan lantang membongkar dugaan adanya kelompok tani fiktif yang diduga menjadi kedok penyelewengan dana bantuan sosial bernilai fantastis, yakni Rp60 miliar.

Menurut pengungkapan Seno Aji, dana bansos itu berasal dari APBN tahun 2016, yang semestinya digunakan untuk mendukung kesejahteraan petani tebu rakyat. 

Namun, alih-alih mensejahterakan petani, dana tersebut justru menguap melalui skema pinjaman bergulir yang penuh kejanggalan. 

Bahkan, bunga pinjaman mencapai Rp32,4 miliar untuk periode 2017–2025, sebuah angka yang semakin memperkuat dugaan adanya praktik menyimpang.

Investigasi KAMPUD menemukan fakta mengejutkan, 19 orang yang mengaku ketua kelompok tani ternyata hanya dijadikan perantara penyaluran dana tanpa administrasi jelas. 

Mereka diduga hanyalah “boneka” dalam skema yang sudah dirancang. 

Beberapa penerima manfaat yang diwawancarai bahkan mengaku tak pernah mendapat transparansi apapun soal pengelolaan dana. Semua terkesan formalitas belaka.

Lebih parah lagi, Koperasi Produsen Tebu Rakyat (KPTR) RPM Way Kanan, yang seharusnya menjadi penyalur sah, ternyata sudah berstatus nonaktif sejak 10 Desember 2024. 

Penyebabnya, koperasi itu tidak pernah menggelar Rapat Anggota Tahunan selama tiga tahun berturut-turut. 

Status nonaktif ini jelas menambah kecurigaan, bagaimana mungkin koperasi mati suri bisa mengelola dana miliaran rupiah?

Kini, laporan resmi KAMPUD telah masuk ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung. Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) tengah menelaah kasus ini. 

Seno Aji menegaskan pihaknya tidak akan berhenti, KAMPUD siap terus mengawal proses hukum sekaligus memberi pendampingan agar kasus ini tidak tenggelam di tengah jalan.

Kasus ini tak hanya soal uang rakyat yang diduga digerogoti, melainkan juga bukti nyata bahwa aktivis muda masih menjadi benteng terakhir rakyat kecil. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Tim SAR Gabungan Fokuskan P...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...

Insiden Kapal Virgo: 1 Penumpang Meninggal, 125 Dalam Pencarian

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.