Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rusia Rahasiakan Pembeli Pertama Jet Tempur Siluman Su-57

📅 Jumat, 15 Nov 2024, 14:07 WIB | Oleh:

Bulan lalu, sebuah kelompok analisis Ukraina menuduh bahwa Rusia telah menghentikan produksi pesawat Su-57 Felon generasi kelima yang ambisius karena negara itu berjuang melawan sanksi internasional. Laporan itu juga mencatat bahwa peningkatan pesawat Su-57 telah dihambat oleh AS dan sekutunya melalui "sanksi yang ditargetkan."

Rusia, di sisi lain, telah menegaskan bahwa mereka tengah memperluas produksi. Akan tetapi, penundaan pengiriman yang berulang telah menurunkan semangat dan merusak reputasi pesawat Rusia di antara negara-negara yang mungkin telah mempertimbangkan untuk membeli. Rusia merupakan negara ketiga selain AS dan Tiongkok yang memiliki pesawat siluman generasi kelima yang masih beroperasi.

Karena AS telah menerapkan banyak pembatasan dalam mengekspor pesawat tempur generasi kelimanya dan Tiongkok belum secara terang-terangan mempromosikan pesawat tempur silumannya untuk ekspor, Rusia akan menjadi pilihan yang layak bagi negara-negara yang berminat membeli pesawat generasi kelima.

Para ahli meyakini bahwa meski mengalami kesulitan, Su-57 akan menjadi populer di pasar ekspor seandainya berhasil di Ukraina dan memperoleh pengalaman tempur yang berharga.

Akan tetapi, pengerahan pesawat itu di Ukraina dalam peran yang terbatas malah memicu kritik, yang berpendapat bahwa Rusia khawatir kehilangan pesawat itu karena keterbatasan ketersediaan dan tidak ingin mengambil risiko pesawatnya ditembak jatuh.

Menurut para ahli Barat, penampang radar (RCS) pesawat itu sekitar 0,5 meter persegi, yang sebanding dengan pesawat standar generasi keempat dan tidak diragukan lagi lebih besar dari pesawat tempur kelas F-35.

Rusia mengklaim telah mengerahkan pesawat tersebut dalam perang yang sedang berlangsung, meskipun hanya untuk patroli pertahanan udara dan melancarkan serangan jarak jauh dari wilayah udaranya. Selain itu, Ukraina mengklaim telah menghancurkan sedikitnya satu Su-57 dan merusak satu lagi dalam serangan pesawat nirawak. Namun, klaim ini tidak dapat diverifikasi secara independen.

Rusia telah mengambil langkah-langkah perbaikan untuk mengatasi hambatan produksi. Misalnya, pada bulan Desember tahun lalu, UAC mengumumkan bahwa mereka telah memperluas kapasitas produksinya untuk memproduksi lebih banyak Su-57 dan menyederhanakan proses perakitan pesawatnya.

Moskow telah mencoba memanfaatkan Pameran Udara Tiongkok untuk mempromosikan Su-57 di pasar ekspor. Sergey Chemezov, direktur umum perusahaan negara Rusia Rostec, menyoroti kemampuan Su-57, dengan mengklaim bahwa pesawat itu adalah satu-satunya pesawat tempur generasi kelima yang berhasil melawan sistem pertahanan udara canggih Barat, termasuk Patriot, NASAMS, dan IRIS-T. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
  • Kartu Transportasi Bersubsidi Bocor, DPRD DKI Minta Data Diperketat
    Preview komentar:
    Membaca sorotan DPRD DKI mengenai kebocoran kartu transportasi ...
  • XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026.
    Preview komentar:
    Keberhasilan XLSMART dalam memperluas cakupan 5G hingga 52 ...
Nasional
Gladi Persiapan Sidang Tahu...
Daerah
Ada Apa Tiba-tiba Kantor Di...
Persija dan Dewa United Jadi Lawan Brisbane Roar saat Tur Pramusim di Indonesia

Persija dan Dewa United Jadi Lawan Brisbane Roar saat Tur Pramusim di Indonesia

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.