Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemendikdasmen Harus Menjadi Rumah Pendidikan

📅 Jumat, 01 Nov 2024, 22:23 WIB | Oleh: Tim Penulis

Kami ingin membangun paradigma bahwa kementerian ini harus menjadi rumah pendidikan. Selain itu, kami juga ingin memperkuat gotong royong mencerdaskan bangsa.

Untuk program pengelolaan guru seperti apa?

Kemungkinan adanya penambahan jumlah guru, tapi kita belum tahu persis berapa jumlahnya. Karena jumlah guru ini sangat terkait dengan jumlah murid, kemudian juga beberapa hal yang berkaitan dengan peningkatan layanan kualitas guru dalam bidang-bidang studi tertentu. Nah, kemudian untuk peningkatan kualitas guru yang sudah bersertifikat dan juga guru yang selama ini sudah mengajar termasuk akan melakukan pelatihan-pelatihan untuk guru itu.

Apakah ada guru-guru mata pelajaran khusus?

Paling tidak ada tiga yang kita berikan pendekatan untuk peningkatan pelatihan guru. Yang pertama mungkin kemarin juga sudah saya sampaikan dan ini hasil pertemuan dengan Pak Presiden tentang peningkatan kualitas guru matematika yang memang ini sangat terkait dengan peningkatan kemampuan numerasi di dalamnya.

Termasuk juga peningkatan kualitas guru IPA itu juga sangat terkait dengan prioritas dari pemerintah untuk peningkatan kemampuan siswa dalam bidang pendidikan dan teknologi dan capaian untuk bagaimana agar pendidikan ini bisa mendorong kemampuan para murid dalam bidang matematika, sains, teknologi yang juga merupakan amanah dari Pak Presiden.

Yang ketiga itu guru bimbingan konseling. Ini kemungkinan kalau memang disetujui agar kita lakukan penambahan. Tapi, yang sudah ada coba kita tingkatkan kualitasnya.

Selama ini, kita menyadari betul bahwa angka bullying atau angka kekerasan di sekolah itu cukup tinggi dan pelakunya juga sebagainya adalah sesama siswa atau sebagainya juga mungkin oleh guru dan berbagai kalangan yang lainnya. Selama ini, kami melihat banyaknya persoalan yang berkaitan dengan kekerasan itu karena kurangnya konseling yang dilakukan oleh guru dan juga karena keterbatasan guru bimbingan konseling.

Ada dua pendekatan yang bisa kami lakukan. Pertama adalah meningkatkan kualitas guru konseling ini atau memberikan pelatihan untuk guru-guru bidang studi yang lain, termasuk misalnya guru pendidikan agama untuk juga punya kemampuan. Jadi, pendidikan tidak sekadar bagaimana mengajarkan dan mentransformasikan ilmu, tetapi juga memang berkaitan dengan pemenuhan nilai atau muatan nilai dalam setiap bidang studi atau setiap mata pelajaran dan ini memang akan kita lakukan secara bertahap.

Apakah berpengaruh juga pada rekrutmen?

Kami akan menambahkan materi bimbingan konseling dan pendidikan tinggi dalam proses sertifikasi Pendidikan Profesi Guru (PPG). Kedua materi tersebut penting untuk menjawab kebutuhan pendidikan saat ini.

Kedua materi tersebut dimasukkan sebagai upaya penguatan pendidikan nilai dan karakter di sekolah. Diharapkan kualitas bimbingan konseling di sekolah lebih baik lagi.

Pengangkatan guru BK pada tahun 2025 akan ditingkatkan. Selain itu, akan ada pelatihan khusus bagi guru untuk menguasai bimbingan konseling. Peningkatan kemampuan konseling, para guru tak lagi sekadar mengajar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

37 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Kebudayaan Harus Menjadi Id...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.