Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendikdasmen Harus Menjadi Rumah Pendidikan

📅 Jumat, 01 Nov 2024, 22:23 WIB | Oleh: Tim Penulis

Guru tak cuma mentransfer ilmu, tapi juga mampu memberikan perhatian terhadap persoalan yang dihadapi pelajar. Ada kesan guru BK itu guru yang menghukum, memberikan sanksi gitu, tapi termasuk peran yang lainnya adalah pengembangan bakat dan minat.

Untuk pelatihan guru matematika sendiri kapan?

Kami sedang susun programnya, mudah-mudahan bisa kita laksanakan di tahun 2025. Pelatihan ini akan mendukung pengenalan matematika di jenjang Taman Kanak-kanak (TK). Mereka akan dikenalkan konsep dasar matematika.

Pengenalan matematika nantinya disesuaikan dengan tingkat kemampuan murid. Pengenalan matematika sejak dini sangat penting, mengingat, masih rendahnya kemampuan numerasi para siswa.

Pemerintah tak hanya akan memperkuat pendidikan matematika di jenjang Sekolah Dasar (SD). Penguatan juga dilakukan pada bidang sains dan teknologi dan pendidikan karakter.

Presiden dalam kampanyenya berjanji meningkatkan kesejahteraan guru. Prosesnya seperti apa?

Saya belum bisa menyebut angkanya, tetapi sudah ada anggaranya di tahun 2025 untuk peningkatan gaji dan kesejahteraan guru itu sudah ada anggaranya di tahun 2025. Jadi, itu insya Allah akan dan itu menjadi bagian dari quick win Bapak Presiden juga karena selama ini memang isu sejahteraan guru itu masih menjadi persoalan yang serius.

Harapannya ketika kesejahteraan guru meningkat itu ya diikuti dengan semangat untuk meningkatkan kualitas pula. Jangan sampai kesejahteraan yang meningkat yang meningkat adalah kredit kebutuhan yang konsumtif. Kita ingin dengan peningkatan kesejahteraan ini berkorelasi dengan peningkatan kualitas yang harapannya tentu kalau gurunya berkualitas, maka proses pembelajarannya juga akan berkualitas.

Tentu saja hasil pembelajar juga akan berkualitas, termasuk dalam kaitan dengan peningkatan mutu. Dengan demikian, peningkatan hasil belajar bisa berubah nanti diukur dari PISA atau STEM atau STEAM atau peningkatan untuk evaluasi belajar yang lainnya.

Terkait UN seperti apa?

Masih dalam perbahasaan. Jadi, ini kita harus berhati-hati betul karena isu ini saya kira menjadi isu yang terus berulang. Kami masih terus melakukan pengajian supaya kebijakan kami tentang ujian nasional apakah yang namanya tetap sama itu atau asesmen juga ada sekarang.

Sekarang masih menjadi perdebatan. Saya belum sampai pada keputusan itu. Kami ingin mendengar dari internal, juga ingin mendengar dari para pakar, juga dari masyarakat.

SMK masih berada di bawah kementerian Bapak. Apa saja kira arah pengembangan ke depannya?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.