Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wujudkan Swasembada Pangan, Pemkab Lebak Perbaiki Sarana Irigasi

📅 Kamis, 24 Okt 2024, 11:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wujudkan Swasembada Pangan, Pemkab Lebak Perbaiki Sarana Irigasi Doc: ANTARA/Mansyur
Ket. Tanaman padi di Desa Cisangu Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

RANGKASBITUNG -Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten untuk mewujudkan swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto melalui perbaikan sarana Daerah Irigasi (DI)."Kita tahun 2025 mengajukan anggaran perbaikan sarana DI sebesar Rp6 miliar guna menunjang swasembada pangan," kata Kepala Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Lebak Dade Yan Apriandi saat dihubungi di Rangkasbitung, Lebak, Kamis (24/10).Perbaikan sarana DI cukup strategis untuk mendukung peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dari dua kali tanam menjadi tiga kali tanam dalam setahun sehingga dapat mewujudkan swasembada pangan.Saat ini , jumlah sarana DI di di Kabupaten Lebak tercatat sebanyak 463 unit, namun antaranya yang masuk kategori baik 259 unit, sedangkan sisanya 204 unit dalam kondisi kurang dan jelek.Dengan demikian, pihaknya mengajukan anggaran untuk perbaikan sarana DI yang kurang baik dan jelek sebesar Rp6 miliar."Kami berharap anggaran perbaikan sarana DI itu dapat direalisasikan tahun 2025 untuk mendukung program Prabowo mewujudkan swasembada pangan," kata Dade.Menurut dia, saat ini, petani diberbagai kecamatan di Kabupaten Lebak memasuki gerakan tanam sehubungan 71 persen DI atau 328 dari 463 unit DI dalam kondisi terpenuhi pasokan air.Padahal, saat ini kondisi alam cukup kemarau karena sudah beberapa pekan fi daerah itu tidak turun hujan.Kebanyakan petani yang menanam padi itu di daerah pegunungan yang masih banyak tersedia pasokan air dari sarana DI, seperti Kecamatan Cibeber, Sobang, Cilograng, Panggarangan, Cigemblong, Cijaku, Muncang, Cirinten, Bojongmanik, Cipanas dan Lebak Gedong."Kami meyakini perbaikan sarana DI itu dipastikan meningkatkan IP dari dua menjadi tiga kali tanam dalam setahun sehingga terwujud swasembada pangan," katanya lagi.Ia mengajak, petani agar melakukan kegiatan gotong-royong di tengah kemarau untuk memperbaiki saluran irigasi.Sebab, juga ada beberapa DI mengalami debit air permukaan sungai berkurang."Kami berharap petani melakukan perbaikan irigasi secara gotong-royong agar areal persawahan secara bergiliran dapat terpenuhi ketersediaan pasokan air," katanya menjelaskan.Dudung (60), seorang petani di Kecamatan Cipanas Kabupaten Lebak mengatakan, pihaknya bersama petani di sini melakukan gotong-royong perbaikan irigasi sepanjang 1,5 kilometer meter agar kondisi air berjalan lancar.Saat ini, mereka petani di wilayahnya terdapat DI dari Desa Banjarsari dan mengaliri ratusan hektare."Kami setiap musim kemarau melakukan perbaikan irigasi dengan gotong-royong agar petani terpenuhi pasokan air," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.