Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintahan Prabowo-Gibran Harus Serius Tangani Masalah Sampah

📅 Kamis, 24 Okt 2024, 10:52 WIB | Oleh: Tim Penulis

Global Waste Management Outlook, United Nation Environmental Programme (UNEP, 2015) menekankan pentingnya pengelolaan sampah sesuai prinsip-prinsip berikut: 1) Harus ada upaya pencegahan sebelum menghasilkan sampah. 2) Meminimalkan kegiatan yang menghasilkan sampah. 3) Melakukan guna ulang. 4) Melakukan daur ulang. 5) Mengembalikan sampah menjadi sumber daya, termasuk menjadi energi. 6) Membuang/memusnakan sampah di landfill/TPA. 7) Melakukan kontrol sisa-sisa sampah.

Dalam upaya meningkatkan peran masyarakat dan pelaku circular economy maka Pemerintah Prabowo-Gibran harus berperan serius dan melakukan intervensi, diantaranya: (1) Melakukan pendampingan berkelanjutan. (2) Memberikan fasilitasi dan dukungan permodalan, teknologi, pasar dan informasi daur ulang secara cepat. (3) Memberi insentif yang mengelola dan mengolah sampah.

Selanjutnya, (4) Memberi disinsentif/sanksi hukum bagi pencemar. (5) Menjaga stabilitas harga sampah pungutan domestik.(6) Mengurangi atau menyetop impor sampah dan bahan baku biji plastik. (7) Memberlakukan kebijakan dan peraturan tentang Extended Producer Responsibility (EPR). Dan, (8) jangan lupa, jangan mengandalkan TPA, mestinya lebih keren menerapkan prinsip zero landfill.

Kita tunggu Menteri LH bekerja, pertama melakukan evaluasi pengelolaan sampah secara nasional. Kemudian mengindentifikasi berbagai permasalahan berkaitan dengan sampah, selanjutnya mengambil langkah-langkah solusi konkrit, komprehensif dan berkelanjutan. Mari kita dukung Menteri LH bersama Kabinet Merah Putih bekerja serius, keberlanjutan dan demi masa depan Indonesia yang lebih adil dan lestari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.