Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petani Diingatkan IKN Butuh Banyak Suplai Pangan

📅 Rabu, 23 Okt 2024, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Petani Diingatkan IKN Butuh Banyak Suplai Pangan Doc: Antara/ HO Prokom Kukar
Ket. Sekkab Sunggono (paling tengah) bersama pejabat terkait bidang pertanian dan perwakilan petani saat pertemuan di Desa Semayang, Kukar, Kaltim.

KALIMANTAN TIMUR - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mengingatkan kepada para petani setempat bahwa Ibu Kota Nusantara (IKN) membutuhkan banyak suplai bahan pangan, maka petani harus siap memproduksi pangan lebih banyak.

"Pemkab Kukar terus mendorong percepatan produksi pertanian baik melalui bantuan sarana dan prasarana, hingga pembangunan maupun peningkatan infrastruktur pertanian, maka petani pun harus semangat meningkatkan produksinya," ujar Sekretaris Kabupaten Kutai Kartanegara Sunggono di Tenggarong, kemarin.

Berbagai bantuan yang diberikan kepada kelompok tani seperti alat produksi pertanian (alsintan) antara lain berupa traktor pertanian, hand tractor, combine harvest, cultivator, excavator mini, green house, mesin pompa air, dan berbagai jenis sarana produksi (saprodi) pertanian.

Saat ini di Kabupaten Kukar masih menjadi daerah dengan produksi padi terbanyak di Provinsi Kalimantan Timur, seperti pada 2023 yang total ada 226.972,07 gabah kering giling (GKG) di Kalimantan Timur, sedangkan Kukar memproduksi padi mencapai 115.103,82 ton GKG, sehingga sisanya diproduksi oleh sembilan kabupaten/kota lain.

Meski telah menjadi lumbung pangan, namun secara umum untuk wilayah Kalimantan Timur masih mendatangkan beras dari luar daerah, apalagi dengan adanya IKN yang berimplikasi pada penambahan jumlah penduduk, tentu membutuhkan pasokan pangan lebih banyak lagi, sehingga petani Kukar didorong meningkatkan produksi pangan.

Untuk itu, saat pertemuan di Balai Pertemuan Umum Desa Semayang, Kecamatan Kenohan, dua hari lalu, ia juga meminta kepada seluruh petani di Kukar bisa menjadi pemain di wilayah sendiri dengan cara semangat bertani.

"Jangan sampai petani Kukar hanya menjadi penonton. Apalagi di IKN akan banyak penduduk baru, sehingga kebutuhan pangan baik dari sawah, ladang, perkebunan, dan hortikultura, agar Kukar bisa menjadi lumbung pangan bagi IKN," katanya.

Sementara itu, hal yang dibahas dalam pertemuan di Desa Semayang tersebut adalah tentang pengelolaan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan(LP2B), Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B), dan Lahan Cadangan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LCP2B).

Sebelumnya, omandan Kodim 0906/Kabupaten Kukar, Letkol Czi Damai Adi Setiawan menyatakan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-122 diarahkan untuk menopang ketahanan pangan bagi IKN.

TMMD ke-122 Kabupaten Kukar sepanjang Oktober ini dipusatkan di Desa Kerta Buana, Kecamatan Tenggarong Seberang, kawasan yang merupakan lumbung pangan Kukar, namun dari sisi infrastruktur pertanian tergolong minim, sehingga kehadiran TMMD untuk mengatasi masalah itu.

"Desa Kerta Buana merupakan salah satu kawasan lumbung padi di Kukar dan sebagian besar warganya berprofesi sebagai petani," ujar Damai di Tenggarong, Kamis lalu.

Damai yang juga Komandan Satgas TMMD Kukar ini melanjutkan, pekerjaan fisik yang berfokus pada program ketahanan pangan di Kerta Buana seperti peningkatan jalan usaha tani sepanjang 3.200 meter, 12 unit jembatan penghubung kawasan pertanian, 14 jenis gorong-gorong, satu unit bendungan untuk irigasi.

"Ada pula sasaran fisik tambahan berupa tiga unit sumur bor untuk masyarakat, empat sumur bor untuk kawasan pertanian, dan tiga unit rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi layak huni," katanya. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.