Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Generasi Muda Diajak Mengenal Asrul Sani, Sastrawan dan Tokoh Perfilman Indonesia.

📅 Jumat, 21 Agu 2026, 21:03 WIB | Oleh:
Generasi Muda Diajak Mengenal Asrul Sani, Sastrawan dan Tokoh Perfilman Indonesia. Doc: Antara Foto
Ket. Ketua Yayasan Pelaku Sanggar Pelakon Mutiara Sani menyampaikan sambutan pada pembukaan pameran "Asrul Sani: Berkelana ke Masa Lampau, Terdampar ke Masa Kini" di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (21/8).

Ketua Yayasan Pelaku Sanggar Pelakon Mutiara Sani mengajak kaum muda untuk mengenal Asrul Sani serta menyelami gagasan-gagasan yang dituangkan dalam karya-karya sastrawan dan tokoh perfilman Indonesia itu.

"Saya sangat berharap generasi masa kini tidak hanya mengenal nama Asrul Sani sebagai tokoh sejarah, tetapi juga mampu menyelami gagasan-gagasannya," katanya pada pembukaan pameran "Asrul Sani: Berkelana ke Masa Lampau, Terdampar ke Masa Kini" di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Jumat.

Pameran "Asrul Sani: Berkelana ke Masa Lampau, Terdampar ke Masa Kini" menghadirkan momentum untuk mengenang Asrul Sani sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah kebudayaan Indonesia.

"Pameran ini jangan sampai hanya berhenti sebagai peringatan atau penghormatan sesaat," kata Mutiara, istri mendiang Asrul Sani.

"Momentum ini adalah ajakan bagi kita semua untuk kembali membaca, memahami, dan menghidupkan semangat yang selalu Beliau junjung tinggi," katanya.

Ia mengemukakan bahwa Asrul Sani semasa hidupnya tidak hanya menganggap seni sebagai sarana berekspresi, tetapi juga wujud tanggung jawab moral.​​​​​​

Asrul Sani berupaya menghadirkan nilai kemanusiaan dan kebangsaan serta refleksi mengenai kehidupan dalam karya-karya puisi, cerpen, drama, dan film.

Mutiara mengatakan bahwa karya-karya Asrul Sani memuat refleksi mengenai cinta, perjuangan, kejujuran, dan tanggung jawab manusia.

Menurut dia, pemikiran kritis, keberanian berkarya, serta komitmen terhadap kemanusiaan dan kebangsaan yang ditunjukkan oleh Asrul Sani bisa menjadi teladan bagi kaum muda masa kini.

Pameran "Asrul Sani: Berkelana ke Masa Lampau, Terdampar ke Masa Kini" dilaksanakan pada 21–30 Agustus 2026 di Teater Asrul Sani dan Teater Sjuman Djaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.

Pameran yang digelar oleh Dewan Kesenian Jakarta itu menampilkan arsip dan dokumentasi perjalanan kreatif Asrul Sani dalam sejarah kebudayaan dan perfilman Indonesia.

Pengunjung juga dapat mengikuti diskusi lintas generasi, pemutaran film, serta pembacaan karya selama pameran. 

Asrul Sani dikenal sebagai penyair, penulis, penerjemah, seniman teater, pendidik, penulis skenario, sutradara, dan penggerak institusi kebudayaan.

Dia termasuk sastrawan pelopor Angkatan ’45. Bersama Chairil Anwar dan Rivai Apin, ia menerbitkan kumpulan puisi  berjudul "Tiga Menguak Takdir."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Brasil dan AS Bakal Kembali...
Advertisement
Resmi Dibuka! Jalur Kelok 23 Bantul–Gunungkidul Uji Coba 7 Hari Mulai Hari Ini

Resmi Dibuka! Jalur Kelok 23 Bantul–Gunungkidul Uji Coba 7 Hari Mulai Hari Ini

15 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.