Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Malam Ini, Puncak Fenomena Hunter's Moon Bisa Disaksikan di Kepri

📅 Kamis, 17 Okt 2024, 14:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Malam Ini, Puncak Fenomena Hunter's Moon Bisa Disaksikan di Kepri Doc: REUTERS/Darrin Zammit Lupi
Ket. Seorang perempuan duduk di atas sebuah batu saat bulan purnama, yang dikenal sebagai "Hunter's Moon", terlihat di I-Ahrax Point di Marfa Ridge, di luar desa Mellieha, Malta, Rabu (20/10/2021).

BATAM -Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kelas I Hang Nadim Batam menyebut puncak fenomena Hunter Moon atau bulan purnama pada bulan Oktober terjadi malam ini, dapat disaksikan di wilayah Kepulauan Riau selama cuaca tidak berawan dan hujan.

"Selama (wilayah Kepri) tidak berawan tebal dan hujan maka bisa disaksikan," kata Prakirawan Nizam Mawardi dikonfirmasi di Batam, Kepri, Kamis (17/10).

Nizam menjelaskan fenomena ini bisa dilihat selama 3 hari, dari tanggal 16, 17 dan 18 Oktober. Hari ini menjadi puncaknya bulan purnama Oktober.

Dia menyebut fenomena ini paling bagus dilihat setelah bulan terbit, karena paling besar setelah terbit.

Bulan sudah terbit dari pukul 17.39 WIB dan terbenam pada 05.03 WIB.

"Paling bagus sesaat setelah terbit, karena terlihat paling besar sesaat setelah terbit," katanya.

Menurut dia, menyaksikan fenomena Hunter Moon dapat disaksikan di arah timur yang menjadi arah terbitnya bulan.

"Terbitnya di arah timur, bisa dicari lokasi arah timur yang luas pandangannya," kata Nizam.

Meski tidak berpotensi menimbulkan dampak bahaya, fenomenaHunter Moonperlu diwaspadai masyarakat di kawasan pesisir karena sewaktu terjadi bulan purnama, ketinggian pasang surut laut akan naik.

Kenaikan ini, lanjut dia, gelombang pasang sekitar 0,5 meter dari rata-ratanya.

"Untuk wilayah pesisir harap waspada terhadap kenaikan gelombang pasang tersebut, terutama dari hari ini hingga tanggal 19 Oktober," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.