Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UNRWA, ICJ, dan Guterres Berpeluang Raih Nobel

📅 Jumat, 04 Okt 2024, 02:10 WIB | Oleh:
UNRWA, ICJ, dan Guterres Berpeluang Raih Nobel Doc: AFP/Jonathan NACKSTRAND
Ket. Replika anugerah Nobel Perdamaian yang diperlihatkan di Norwegian Nobel Institute, Oslo, Norwegia. Pada 11 Oktober mendatang, Komite Nobel akan mengumumkan para peraih anugerah bergengsi Nobel 2024.

OSLO - Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA), Mahkamah Internasional (ICJ), dan Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, termasuk di antara yang difavoritkan untuk meraih anugerah Nobel Perdamaian 2024, kata para ahli pada Kamis (3/10).

Mengingat prestasi sebelumnya, Komite Nobel Norwegia mampu memberikan kejutan besar dalam pengumuman pada 11 Oktober mendatang, termasuk dengan tidak memberikan anugerah sama sekali.

Para petaruh juga memfavoritkan pembangkang Russia, Alexei Navalny, yang meninggal di penjara pada Februari, untuk memenangkan penghargaan tahun 2024. Namun, hal itu tidak mungkin karena ia tidak dapat menerima anugerah tersebut secara anumerta.

Sosok favorit yang dijagokan lainnya adalah Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, namun ia juga tidak mungkin menang karena ia adalah pemimpin negara yang sedang berperang.

Tahun 2024 ditandai oleh perang Israel-Hamas yang semakin meluas, konflik Ukraina yang memasuki tahun ketiga, dan pertumpahan darah di Sudan yang menyebabkan lebih dari 10 juta orang mengungsi, dan komite Nobel mungkin ingin berfokus pada para pelaku kemanusiaan yang membantu meringankan penderitaan warga sipil.

"UNRWA bisa jadi salah satu kandidatnya. Mereka melakukan pekerjaan yang sangat penting bagi warga sipil Palestina yang mengalami penderitaan perang di Gaza," kata Henrik Urdal, Direktur Peace Research Institute Oslo.

Menurut Urdal, anugerah untuk UNRWA akan kontroversial mengingat tuduhan yang dibuat oleh Israel bahwa beberapa anggota stafnya ikut serta dalam serangan 7 Oktober 2023 di Israel selatan oleh kelompok militan Hamas yang memicu perang di Gaza. Akibat tuduhan tersebut, beberapa negara menghentikan pendanaan mereka untuk UNRWA.

Namun saat ini sebagian besar donor telah melanjutkan pendanaan mereka setelah pada Agustus lalu penyelidikan internal PBB menyatakan bahwa sembilan anggota staf mungkin terlibat dalam serangan tersebut dan telah dipecat.

UNRWA didirikan pada 1949 setelah perang atas pembentukan Israel dengan tugas menyediakan bantuan kemanusiaan kepada jutaan warga Palestina di Jalur Gaza, Tepi Barat, Yordania, Suriah, dan Libanon.

Kandidat Lain

Panitia pemberi anugerah Nobel yang beranggotakan lima orang yang dirahasiakan dan oleh Parlemen Norwegia, mungkin juga ingin berfokus pada kebutuhan untuk memperkuat tatanan dunia internasional yang dibangun setelah Perang Dunia II dan lembaga tertingginya, PBB.

Itu bisa berarti anugerah bagi sekretaris jenderalnya, Antonio Guterres, serta pengadilan tertingginya, ICJ, kata sejarawan anugerah Nobel Perdamaian, Asle Sveen.

"Guterres adalah simbol utama PBB, (dan) tugas terpenting ICJ adalah memastikan bahwa hukum humaniter internasional diterapkan secara global," kata Sveen.

ICJ mengutuk invasi besar-besaran Russia ke Ukraina dan meminta Israel untuk memastikan tidak ada genosida yang dilakukan di Gaza dalam kasus yang sedang berlangsung dan telah berulang kali dianggap Israel sebagai kasus yang tidak berdasar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.