Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akses Pendidikan Harus Lebih Terbuka, Luas, dan Mudah

📅 Sabtu, 28 Sep 2024, 16:21 WIB | Oleh:

Dampak positif dari Merdeka Belajar kini mulai terlihat dengan penerapan Kurikulum Merdeka. Sekolah-sekolah yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka dalam tiga tahun terakhir terbukti jauh lebih baik hasil capaian literasi dan numerasinya dibandingkan dengan sekolah yang baru satu atau dua tahun dan sekolah yang belum menerapkan Kurikulum Merdeka.

Beberapa waktu lalu terjadi kasus perundungan di Universitas Diponegoro (Undip) yang berujung pada wafatnya korban. Bagaimana Kemendikbudristek merespons hal tersebut?

Kami tengah menyiapkan pedoman terkait pelaksanaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).

Pedoman ini diharapkan untuk menghindari kejadian perundungan serupa di Kampus Universitas Diponegoro (Undip). Pedoman ini dirancang dengan sejumlah kementerian dan lembaga, utamanya Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Mudahmudahan dengan berbagai yang kita lakukan ini, pencegahan bisa kita lakukan.

Peraturan sebelumnya berarti akan direvisi?

Kami sedang mempersiapkan peraturan menteri (permen) untuk mencegah kekerasan di satuan pendidikan tinggi. Permendikbudristek yang bakal diterbitkan tidak lagi sekadar fokus pada kekerasan seksual, melainkan pada tiga jenis kekerasan.

Permendikbudristek ini diharapkan dapat menjadi landasan dan pijakan bagi perguruan tinggi, termasuk di dalamnya kampus didorong membentuk satgas. Satgas itu harus bekerja ketika mendapatkan aduan. Tidak hanya mendapatkan aduan, mereka juga harus proaktif menemukan, mengenali ketika ada isu indikasi kekerasan di lapangan.

Apa harapan Ibu untuk pendidikan ke depan mengingat tahun ini sudah mulai pemerintahan baru juga?

Pendidikan harus memberikan manfaat maksimal. Yang dapat kita lakukan adalah memastikan anak-anak yang sekarang selain mengikuti pembelajaran juga harus dipastikan sekolahnya berkualitas. Pendidikan ke depan harus membuka akses yang lebih luas dan mudah kepada para siswa, khususnya agar siswa dapat belajar ke jenjang yang lebih tinggi.

Adanya keberlanjutan program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka melalui Kurikulum Merdeka. Selain itu juga terus dilakukan penguatan peningkatan kualitas guru, kemudian juga penguatan siswanya. Harapannya, lulusan menjadi betul-betul berkualitas dan bisa mengisi lapangan kerja, bahkan membuka lapangan kerja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
PLN Libatkan 26 UMKM pada P...
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.