Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Transplantasi Rambut Lagi Tren, Ketahui Dulu Risikonya

📅 Kamis, 19 Sep 2024, 12:13 WIB | Oleh: Tim Penulis

Yang dilakukan saat transplantasi rambut

Prosedur awal untuk mengatasi kerontokan rambut biasanya lewat obat-obatan, salah satunya Finasteride. Ini adalah obat untuk mengatasi pembesaran prostat jinak dan kerontokan rambut pada laki-laki yang hasilnya baru bisa dirasakan sekitar tiga sampai enam bulan. Namun, setelah berhenti minum obat, manfaatnya akan hilang dalam kurun enam hingga 12 bulan.

Minoxidil, obat lain untuk mengatasi alopecia androgenetik, terbukti bermanfaat untuk mengatasi kerontokan rambut.

Selain itu, ada terapi sinar laser untuk menumbuhkan rambut dengan tutup kepala khusus serupa bando, yang memberikan hasil beragam.

Jika prosedur awal tidak berhasil, pasien boleh memilih transplantasi rambut. Dua teknik cangkok rambut yang umum digunakan, yaitu eksisi unit folikel (FUE) dan transplantasi unit folikel (FUT) atau dikenal juga sebagai pembedahan unit folikel (FUSS).

Secara garis besar, kedua teknik transplantasi rambut ini sama-sama memindahkan area kulit kepala yang banyak rambutnya-biasanya berada di bagian belakang kepala-ke area kulit kepala yang mengalami kebotakan. Meski begitu, FUE dan FUT memiliki sejumlah perbedaaan, di antaranya:

1. Eksisi unit folikel (FUE)

FUE merupakan prosedur transplantasi rambut yang umum karena memiliki waktu penyembuhan luka lebih singkat, berisiko lebih kecil menimbulkan jaringan kulit yang muncul saat penyembuhan luka (jaringan parut), dan berpotensi meningkatkan jumlah cangkok rambut yang bisa tumbuh.

FUE sering dipasarkan sebagai prosedur transplantasi rambut yang "tidak menggunakan pisau" dan "tanpa bekas luka", tetapi hal ini tidak benar. Folikel yang tumbuh dan ditanamkan pakai pisau tajam dilaporkan menyebabkan jaringan parut, termasuk bekas luka berupa bercak kulit lebih gelap (hiperpigmentasi) , bercak kulit lebih terang (hipopigmentasi), dan bekas luka yang menonjol (keloid).

2. Transplantasi unit folikel (FUT)

Saat melakukan FUT, dokter bedah akan mengangkat selembar kulit dari bagian belakang kulit kepala dengan lebar 1-1,5 cm. Dari bagian ini, rambut dan struktur pendukungnya diambil dan dimasukkan ke bagian kepala yang mengalami kebotakan.

Luka pada area kulit yang diangkat kemudian dijahit kembali. Biasanya dokter bedah akan berhati-hati melakukannya agar tidak ada bekas luka yang terlihat.

Seberapa efektif tumbuhkan rambut?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Nasional
Kemenkes: 3 Juta Orang Terp...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Dunia La...

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.