Menanamkan Budaya Baca Lewat Lomba Bertutur Tingkat SD
📅 Kamis, 16 Jul 2026, 23:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Makassar - Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perpustakaan menanamkan budaya baca sejak dini kepada generasi melalui lomba bertutur tingkat Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Sekretaris Dinas Perpustakaan Makassar Syahruddin, di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, menyampaikan bahwa lomba bertutur bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sebuah gerakan literasi yang bertujuan membentuk generasi gemar membaca, berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan berkarakter.
"Kegiatan ini menjadi salah satu program strategis Dinas Perpustakaan dalam mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat dan Tingkat Kegemaran Membaca. Masa depan Kota Makassar sangat ditentukan oleh kualitas literasi generasi mudanya," ujarnya.
Sebanyak 47 penutur cilik tercatat siap menampilkan aksi terbaik pada Lomba Bertutur Kota Makassar 2026.
Syahruddin mengajak seluruh peserta menjadikan lomba sebagai ruang belajar dan mengembangkan potensi diri. Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama mengikuti proses lomba akan menjadi bekal berharga bagi anak-anak untuk tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, mampu berkomunikasi dengan baik, serta memiliki kecintaan terhadap buku dan budaya daerah.
Lebih lanjut, Syahruddin menekankan pentingnya peran lomba bertutur dalam melestarikan cerita rakyat dan kearifan lokal Kota Makassar.
"Di tengah derasnya arus informasi digital, kemampuan mengenal dan mencintai budaya sendiri menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berjati diri dan berbudaya," ujarnya.
Mengusung tema "Menumbuhkan Kegemaran Membaca dan Cinta Budaya Makassar Lewat Bertutur", lomba tahun ini diharapkan mampu menjadi media pembinaan budaya baca sekaligus sarana pelestarian cerita rakyat, legenda, dan nilai-nilai budaya lokal kepada generasi muda.
Plt Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dinas Perpustakaan Makassar Tulus Wulan Juni menyebut 47 peserta telah dinyatakan lulus verifikasi dan seleksi administrasi.
"Setiap sekolah hanya diberikan kesempatan mengirimkan satu peserta terbaik sehingga keberhasilan menjadi peserta merupakan prestasi yang patut diapresiasi," ujarnya.
Penyelenggaraan Lomba Bertutur 2026 merupakan pelaksanaan ke-14 sejak pertama kali digelar pada 2010.
Selama penyelenggaraannya, kata Tulus, lomba ini telah melahirkan banyak peserta berprestasi yang berhasil mengharumkan nama Kota Makassar hingga tingkat Provinsi Sulawesi Selatan bahkan mewakili Sulawesi Selatan pada Lomba Bertutur Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 serta mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) Kota Makassar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!