Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Buku 'Seni Merayu Tuhan' Diangkat ke Layar Lebar, Habib Ja'far Ingin Perluas Dakwah

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 08:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Buku 'Seni Merayu Tuhan' Diangkat ke Layar Lebar, Habib Ja'far Ingin Perluas Dakwah Doc: ANTARA
Ket. Penulis dan pendakwah Habib Ja'far dalam acara peluncuran poster dan cuplikan (trailer) film "Seni Merayu Tuhan" di Perpustakaan Nasional kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2026).

JAKARTA - Pendakwah Habib Jafar mengatakan film drama "Seni Merayu Tuhan" yang diadaptasi dari buku "best seller" karyanya adalah upayanya memperluas dakwah ke layar lebar, yang sebelumnya hanya direncanakan di platform YouTube.

"Aku terlibat langsung dari awal. Sejak masih pembicaraan ide, kemudian setiap penulis skenarionya, dari draf 1 sampai draf 14 waktu itu, aku terus hadir di semua perjalanan itu. Satu draf itu bisa dua hari, kita meeting, aku terus hadir karena aku ingin karya ini betul-betul sesuai dengan visi, sesuai dengan nilai bukunya, tegak lurus dengan visi bukunya," kata Ja'far saat ditemui di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Kamis.

Habib Ja'far mengatakan dakwah yang dilakukannya melalui layar lebar tidak hanya ingin mendorong promosi filmnya supaya ditonton, tetapi lebih besar lagi.

Supaya penonton dapat mengambil hikmah kehidupan dari film yang akan ditayangkan di bioskop mulai 13 Agustus mendatang itu.

"Di antara buku yang aku paling sukai itu adalah buku tentang pencarian, karya Viktor Frankl, judulnya 'Man's Search for Meaning'. Dan film ini, itu bertema yang sama, bagaimana mengajak kita untuk mencari dan makna dalam segala hal," kata Ja'far.

"Makanya ada obrolan antara Gus Mus, Prof. Quraish Shihab waktu itu, tentang dakwah by film, bikin dakwah melalui layar bioskop. Ini adalah salah satu puncaknya, buku kemudian menjadi karya, katakanlah karya bioskop yang, ya, senang sekali, akhirnya bisa sampai di sini, gitu," ujar Ja'far pula.

Produser Salman Aristo mengatakan bahwa "Seni Merayu Tuhan" adalah film drama tentang perjalanan anak muda bernama Hikmah yang sedang menuju fase kedewasaannya.

Dalam "official trailer"-nya, film itu menampilkan perjalanan anak muda bernama Hikmah (diperankan oleh Ari Irham) yang sempat merasa nyaman dengan dunia yang ia jalani, namun jatuh ke titik terendah saat sang ibunya (Rieke Diah Pitaloka) meninggal dunia.

"Sebuah cerita yang relevan dan dekat dengan generasi muda saat ini, dikemas dengan kisah tentang keluarga, persahabatan, cinta, kehilangan, dan pencarian makna hidup," kata Aristo.

Film yang disutradarai oleh Cesa David Luckmansyah itu dibintangi oleh Ari Irham, Lutesha, Rieke Diah Pitaloka, Teuku Ryzki, Habib Jafar, Arie Kriting, Sita Nursanti, Onadio Leonardo, dan Alfie Alfiandy.

Sebagai bentuk kolaborasi strategis, Habib Ja'far dan tim produksi film dari Wahana Kreator juga menggandeng Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas) dan Mizan Pustaka untuk menumbuhkan minat membaca buku bagi masyarakat di Indonesia.

Ja'far mengutip pesan tokoh perjuangan Republik Indonesia Tan Malaka bahwa negara ini akan baik-baik saja selama toko buku ada, selama pustaka itu bisa dibentuk kembali, yang menegaskan bahwa buku adalah napas dan fondasi bagi kemajuan bangsa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp102.250...
Advertisement
Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.