Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Setelah Tiongkok dan Filipina, Topan Super Yagi Menghantam Vietnam

📅 Minggu, 08 Sep 2024, 13:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Setelah Tiongkok dan Filipina, Topan Super Yagi Menghantam Vietnam Doc: JT/AFP-JIJI
Ket. Air meluap akibat angin kencang ke tepi danau Phuong Luu saat Topan Super Yagi menghantam Haiphong, Vietnam, pada hari Sabtu.

HAI PHONG - Topan Super Yagi menumbangkan ribuan pohon, menyapu kapal dan perahu ke laut, serta menghancurkan atap rumah di Vietnam utara pada hari Sabtu (7/9), menewaskan sedikitnya tiga orang, setelah meninggalkan jejak kerusakan di Tiongkok Selatan dan Filipina.

Badai tersebut menerjang provinsi Hai Phong dan Quang Ninh di Vietnam, dengan kecepatan angin melebihi 149 km/jam, kata Pusat Prakiraan Hidro-Meteorologi Nasional Vietnam.

Jumlah korban tewas di Vietnam akibat kerusakan akibat badai meningkat menjadi empat orang ketika atap beterbangan di udara, menewaskan tiga penduduk Quang Ninh, kata media pemerintah.

Seorang pria di provinsi Hai Duong di pedalaman tewas pada hari Jumat ketika angin kencang menumbangkan sebuah pohon.

Lebih dari selusin lainnya, pelaut di kapal penangkap ikan hilang.

"Sudah bertahun-tahun sejak saya menyaksikan topan sebesar ini," kata Tran Thi Hoa, seorang wanita berusia 48 tahun dari Hai Phong.

"Itu menakutkan. Saya tetap di dalam rumah, setelah mengunci semua jendela. Namun, suara angin dan hujannya luar biasa," katanya kepada AFP.

Di Hai Phong, reporter AFP mendapati jalan-jalan dipenuhi pohon tumbang, atap logam, dan papan tanda rusak yang telah dicabut dari berbagai properti.

Sebelum menghantam Vietnam, Yagi melanda Tiongkok Selatan dan Filipina, menewaskan sedikitnya 24 orang dan melukai puluhan lainnya.

Angin yang Kuat

Lembaga penyiaran pemerintah Tiongkok CCTV mengatakan Yagi membawa angin berkecepatan lebih dari 230 km/jam, menumbangkan pohon-pohon dan menyebabkan evakuasi sekitar 460.000 orang.

Setidaknya empat orang tewas dan 95 orang terluka di Tiongkok selatansetelah badai melanda provinsi Hainan dan Guangdong pada hari Jumat, kata CCTV pada hari Sabtu, mengutip pihak berwenang setempat.

Bandara utama Hainan di Haikou ditutup hingga pukul 3 sore pada hari Sabtu, menurut lembaga penyiaran pemerintah CCTV.

Pihak berwenang di provinsi tetangga Guangdong mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka telah mengevakuasi lebih dari 574.000 penduduk ke tempat yang aman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Gunung Piramid Disisir untuk Mencari Dua Pendaki yang Hilang

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Gunung Piramid Disisir untu...

Turnamen Cincinnati Open akan Diwarnai Duet Dua Williams

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Turnamen Cincinnati Open ak...

Gelar Mubadala Milik Taylor Fritz

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gelar Mubadala Milik Taylor...
Megapolitan
Obat Keras Daftar G Sebanya...

Harga Cabai Rawit Rp61.450/Kg, Telur Ayam Rp31.800/Kg

56 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp61.450/...
Ekonomi
Harga Telur di Tingkat Peng...
Daerah
55 Kecamatan di Banten Kris...
Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

04 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.