Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semerbak Sejuta Krisan di Dusun Clapar

📅 Sabtu, 07 Sep 2024, 06:10 WIB | Oleh:

"Greenhouse" Sederhana

Wisata Kampung Krisan Clapar membudidayakan sekitar 20 spesies krisan. Warna-warni dan wanginya bunga yang ditanam warga desa menjadi daya tarik pengunjung untuk berfoto bersamanya. Selain itu pengunjung dapat membawa bunga ini sebagai oleh-oleh dalam bentuk bunga potong.

Untuk melihat keindahan bunga krisan yang berwarna-warni, pada hari biasa antara Senin hingga Kamis, wisatawan hanya perlu membayar tiket sebesar 10.000 rupiah. Harga ini tetap sama pada akhir pekan Sabtu dan Minggu dan juga hari libur.

Setelah membayar tiket masuk, terdapat papan penunjuk arah yang tertata rapi mulai dari area parkir, loket tiket, sampai jalan masuk. Dengan penanda tersebut, pengunjung tidak akan bingung saat berada di dalam lokasi perkebunan krisan yang luas.

Saat ini Wisata Kampung Krisan Clapar selalu ramai dikunjungi oleh banyak wisatawan terutama saat hari libur. Wisatawan domestik juga mancanegara banyak yang datang ke sini untuk melihat kebun bunga dengan latar belakang panorama alam pegunungan.

Wisata Kampung Krisan Clapar memiliki area perkebunan krisan seluas 7 hektare. Ada berbagai warna bunga yang bisa dilihat seperti kuning, ungu, putih, merah jambu, oranye, dan warna perpaduan putih dan ungu, serta merah kuning.

Bunga krisan di Dusun Clapar umumnya ditanam di greenhouse sederhana yang berjumlah kurang lebih sekitar 180 buah. Meski bangunannya cukup sederhana dengan tiang penyangga dari bambu, namun tidak mengurangi keindahan bunga-bunga yang ditanam di dalamnya.

Saat di Wisata Kampung Krisan Clapar tidak perlu khawatir tidak akan kebagian saat mekarnya bunga krisan, karena setiap tanaman memiliki waktu mekar dan waktu panen berbeda akibat perbedaan waktu penanaman.

Di tempat wisata tersebut pengunjung bisa selfie dengan latar belakang hamparan bunga krisan yang bermekaran. Di sini pengunjung dengan angle seolah tenggelam di hamparan bunga atau berfoto di berbagai tempat dengan bunga-bunga krisan yang berbeda.

Selain melihat bunga krisan yang sedang bermekaran juga dapat menjumpai petani yang memulai masa tanam atau bunga krisan yang belum berbunga. Di samping itu juga bisa melihat pemanenan bunga krisan untuk dijual ke kota, untuk ditempatkan vas bunga atau dekorasi acara.

Yang lebih menarik lagi pengunjung dapat memilih dan memetik sendiri bunga yang ditanam petani. Harga per batang bunga dikenakan harga 2.500 rupiah. Agar terlindungi atau tidak rusak selama perjalanan, setiap bunga kemudian dibungkus oleh pihak pengelola.

Yang perlu diingat di sini diberlakukan siapa yang merusak bunga artinya membeli. Oleh karena perlu menjaga perilaku saat mengeksplorasi Wisata Kampung Krisan Clapar agar tidak merusak bunga petani karena dari sini mereka menggantungkan hidupnya. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Daerah
Kabut Asap Mengancam Keseha...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.