Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Badan Geologi Sosialisasi Upaya Mitigasi Bencana Gempa Bumi

📅 Sabtu, 07 Sep 2024, 22:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Badan Geologi Sosialisasi Upaya Mitigasi Bencana Gempa Bumi Doc: ANTARA/Ananto Pradana
Ket. Kepala Pusat Survei Geologi Badan Geologi Kementerian ESDM Edy Slameto saat ditemui di Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (7/9/2024).

Malang Raya - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan sosialisasi terkait upaya mitigasi bencana alam gempa bumi berserta dampak susulan kepada ratusan masyarakat di Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu.

Kepala Pusat Survei Geologi Badan Geologi Kementerian ESDM Edy Slametomenyatakan isu yang saat ini tengah menjadi sorotan terkait denganmegathrust sehingga penyebaran informasi mendetail perlu diberikan agar tidak menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat.

"Jadi sosialisasi adalah salah satu upaya kami di Badan Geologi untuk memberikan informasi komprehensif dan yang perlu dilakukan adalah memperbaiki pemahaman masyarakat terhadap mitigasi," katanya.

Ia menyatakan megathrust gempa bumi berkekuatan besar memang berpotensi terjadi di Indonesia dan merupakan konsekuensi logis akibat pertemuan tiga lempeng besar di suatu wilayah.

"Ada lempeng Eurasia, Australia, dan Pasifik, sehingga yang namanya gempa sebuah keniscayaan dan tidak bisa dihindari," ucapnya.

Potensi terjadi megathrust tidak bisa dihindari, sehingga butuh pola mitigasi yang komprehensif untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa.

Dia menyatakan sampai saat ini belum teknologi atau alat yang bisa memprediksi secara pasti kapan megathrust terjadi.

"Kami pasang GPS pergerakan bisa diukur. Tetapi tidak ada yang tahu kapan tercapainya," katanya.

Oleh karena itu, Edy menyatakan, peningkatan pemahaman masyarakat merupakan hal penting yang perlu dilakukan, sehingga informasi dan pola penanganan bisa disampaikan secara maksimal.

"Tetapi tidak perlu takut karena yang membunuh itu bukan gempanya, tetapi dampak ikutan setelah gempa, misal tembok roboh, atap berjatuhan, atau tersengat listrik," ujarnya.

Masyarakat merupakan bagian terpenting dalam langkah mitigasi bencana alam beserta dampak ikutan. Dengan adanya potensi bencana, masyarakat bisa waspada dan mengetahui apa yang harus dilakukan saat terjadi gempa bumi. Diharapkan mitigasi bencana alam bisa dimasukkan ke dalam kurikulum di setiap jenjang pendidikan.

"Jadi seperti di Jepang yang sudah punya mitigasi bagus, masuk ke kurikulum sekolah, bahkan playgroup dan sekolah dasar sudah dapat," tuturnya.

Sementara itu, anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Ridwan Hisjam mengatakan masyarakat di Malang Raya bersinggungan langsung dengan permasalahan geologi.

"Di sini ada gunung, pantai, cekungan, dan lempeng," ucapnya

Dia menyebut bahwa permasalahan bencana alam tidak bisa dicegah, namun bukan berarti masyarakat tidak diberikan pengetahuan mengenai penanganan dan pola penyelamatan.

"Ini menanamkan kesadaran bagi masyarakat, jadi jangan ditakuti. Kita juga hidup di atas cincin api," kata dia.

Dia berharap sosialisasi serupa tidak hanya berhenti di Malang Raya tetapi bisa diselenggarakan di wilayah Indonesia lainnya secara berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Daerah
Tumpukan Sampah di Gowa Mak...
Olahraga
Indonesia Lolos ke Semifina...
Ekonomi
Bea Cukai Sita Barang Impor...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.