Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tim Medis Diterjunkan 'Kejar' Cacar Monyet

📅 Jumat, 06 Sep 2024, 03:44 WIB | Oleh:
Tim Medis Diterjunkan 'Kejar' Cacar Monyet Doc: ANTARA/HO-Dinkes Kota Tangerang
Ket. Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Banten melakukan surveilans aktif cegah cacar monyet.

TANGERANG - Untuk mencari indikasi kasus cacar monyet atau monkeypox (Mpox) setelah lima orang Tangerang Selatan mengalami gejala penyakit tersebut, maka diterjunkan tim medis. "Mereka diterjunkan untuk melakukan surveilans," tutur Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Darto, Kamis. "Jadi, sistemnya mencari kasus, bukan menunggu. Harapannya pencegahan bisa lebih maksimal," tandasnya.

Selain itu, Dinas Kesehatan juga melakukan sosialisasi lewat seluruh fasilitas kesehatan dan menyiapkan jejaring laboratorium serta skema penanganan jika ditemukan.

Yang terpenting juga memperkuat tim surveilans dan pencegahan penyakit menular agar ketika ditemukan kasus, bisa langsung ditangani. Darto menambahkan, Dinkes juga kembali menggaungkan secara maksimal antisipasi penyebaran penyakit cacar monyet tersebut. Upaya yang dilakukan adalah memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai antisipasi penyakit cacar monyet melalui perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Edukasi ditunjukkan kepada masyarakat melalui organisasi perangkat daerah (OPD), kelurahan, kecamatan, puskesmas, rumah sakit, dan seluruh fasilitas kesehatan lainnya. "Kami sosialisasikan terus menerus sejak awal Mpox ini muncul pada 2022. Namun, kali ini sosialisasi kembali digaungkan secara maksimal, mengingat kasus tersebut kembali bermunculan di sejumlah negara," jelas Darto.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menemukan lima orang mengalami gejala cacar monyet. Penemuan kasus tersebut tercatat pada tanggal 23 Agustus.

Dua orang di antaranya terkonfirmasi positif. "Kondisi pasien sudah sembuh," ungkap Kepala Dinkes Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar. Berdasarkan data yang terlaporkan ke Dinkes, kasus terbanyak terjadi pada kelompok laki-laki dengan usia 22-49 tahun

Pola Makan

Sementara itu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang menggandeng Dewan Pengurus Daerah Persatuan Ahli Gizi Indonesia Provinsi Banten memberikan edukasi kepada guru dan komite sekolah terkait penerapan pola makan sehat dan bergizi.

Kepala BKPSDM Kota Tangerang, Jatmiko, mengatakan edukasi dilakukan sebagai tindak lanjut dari evaluasi dalam pelaksanaan pembiasaan makan bergizi gratis (MBG) di Kota Tangerang. "Kita ingin para guru dan sekolah lainnya yang terlibat dalam pembiasaan makan bergizi gratis mengenal pola gizi seimbang yang diberikan kepada anak," jelas Jatmiko.

Dia menuturkan ini penting dilakukan dalam mendukung terciptanya generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing. Caranya, melalui pemberian akses makanan bergizi kepada anak-anak, khususnya lingkungan sekolah,

"Jadi, nantinya menu makanan yang diberikan bisa diinovasi agar anak tidak bosan. Namun, tetap mengacu pada pola gizi seimbang yang telah ditetapkan standarnya," ujarnya.

Penjabat Wali Kota Tangerang, Nurdin, menuturkan, program makan bergizi gratis bisa memperbaiki kebiasaan makan di rumah yang kurang baik seperti anak yang tidak suka sayuran.

"Ada siswa yang tidak suka makan sayur atau ayam. Hanya memilih makan tempe orek. Ini mencerminkan kebiasaan di rumah perlu diperbaiki secara perlahan melalui program ini," jelas Nurdin.

Kota Tangerang bersama Kota Cilegon dipilih sebagai lokus untuk proyek percontohan uji coba Program MBG Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Periode 2024-2029.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.