Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Scholz Khawatirkan Pencapaian Partai Sayap Kanan

📅 Rabu, 04 Sep 2024, 02:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Scholz Khawatirkan Pencapaian Partai Sayap Kanan Doc: AFP/HENNING KAISER
Ket. Kanselir Jerman, Olaf Scholz

BERLIN - Kanselir Jerman, Olaf Scholz, pada Senin (2/9) menyatakan kekhawatirannya atas peningkatan besar yang diraih oleh partai sayap kanan jauh Alternative für Deutschland (AfD) dalam pemilihan regional pada Minggu (1/9), dengan mengatakan bahwa AfD dapat berdampak negatif bagi negara.

"Negara kita tidak boleh dan tidak bisa terbiasa dengan ini. AfD memberikan dampak negatif kepada Jerman. Partai ini melemahkan ekonomi, memecah belah masyarakat kita, dan merusak reputasi negara kita," kata Scholz dalam sebuah pernyataan di Facebook.

Scholz mengajak semua partai demokratis untuk bersatu melawan sayap kanan jauh, dan mendukung pembentukan pemerintahan koalisi di negara bagian timur Thuringia dan Saxony.

"Semua partai demokratis sekarang dipanggil untuk membentuk pemerintahan yang stabil, tanpa kaum ekstremis kanan," kata dia, merujuk pada pembicaraan koalisi yang diharapkan di negara bagian timur tersebut.

Partai sayap kanan jauh di Jerman mencatat keberhasilan elektoral terbesar mereka sejak Perang Dunia II, dan AfD memenangi pemilihan negara bagian di Thuringia dengan hampir 33 persen suara dan berada di posisi kedua di negara bagian tetangga, Saxony, dengan sekitar 30 persen suara.

Para pejabat dari partai antiimigran tersebut mengatakan mereka siap untuk memasuki pembicaraan koalisi dengan partai lain. Wakil ketua AfD, Alice Weidel, memuji kinerja partainya sebagai sebuah keberhasilan historis.

Weidel menyerukan kepada partai-partai lain untuk mengubah sikap mereka terhadap AfD, dan terlibat dalam pembicaraan dengan mereka untuk membangun pemerintahan koalisi.

"Para pemilih ingin melihat AfD dalam pemerintahan. Kami mewakili sekitar 30 persen pemilih di kedua negara bagian tersebut. Tanpa kami, pemerintahan yang stabil tidak lagi mungkin," kata dia.

Penolakan

Namun, para pemimpin senior dari Christian Democratic Union (CDU) yang berhaluan tengah-kanan menolak membentuk pemerintahan koalisi dengan AfD sayap kanan jauh, yang telah lama dipantau oleh dinas keamanan karena kecenderungan antidemokratiknya.

Dalam konferensi pers di Berlin, calon utama CDU di Saxony, Michael Kretschmer, mengatakan mereka akan tetap berpegang pada keputusan sebelumnya, dan tidak akan mengadakan pembicaraan koalisi dengan AfD.

"Kami sudah sangat jelas sebelum pemilu bahwa kerja sama dengan AfD tidak mungkin," kata Kretschmer seraya menambahkan bahwa mereka akan mengadakan pembicaraan dalam beberapa hari mendatang dengan partai-partai demokratis untuk membangun pemerintahan koalisi yang stabil di Saxony.

Mario Voigt, calon utama CDU di Thuringia, juga menegaskan kembali sikap partainya, dan mengatakan mereka berencana untuk pertama-tama mengadakan pembicaraan dengan Social Democrats (SPD) dan partai kiri BSW untuk mengeksplorasi opsi koalisi.

"Kami bertujuan untuk pemerintahan yang dipimpin CDU. Tentu saja, kami sekarang akan mengeksplorasi opsi apa yang mungkin dilakukan dalam kondisi sulit ini," kata Voigt.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.